Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Parulian Pastikan Stok Darah Pasaman Aman

Willian. • Rabu, 24 Juni 2026 | 08:15 WIB
Ketua PMI Kabupaten Pasaman yang juga Wakil Bupati Pasaman, H. Parulian, memimpin rapat kerja perdana PMI Kabupaten Pasaman masa bakti 
2026–2031 di Sekretariat PMI Pasaman, Selasa (23/6). (DOK DISKOMINFO PASAMAN)
Ketua PMI Kabupaten Pasaman yang juga Wakil Bupati Pasaman, H. Parulian, memimpin rapat kerja perdana PMI Kabupaten Pasaman masa bakti 2026–2031 di Sekretariat PMI Pasaman, Selasa (23/6). (DOK DISKOMINFO PASAMAN)

PADEK.JAWAPOS.COM -- Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman yang juga Wakil Bupati Pasaman, H. Parulian, menegaskan komitmennya membenahi organisasi PMI sekaligus memastikan ketersediaan stok darah bagi masyarakat selama masa kepengurusan 2026–2031.

Penegasan itu disampaikan Pa­rulian saat memimpin rapat kerja (Ra­ker) perdana Pengurus PMI Kabupaten Pasaman masa bakti 2026–2031 di Sekretariat PMI Pasaman, Selasa (23/6).

Menurut Parulian, ketersediaan darah merupakan salah satu pelayanan kemanusiaan yang harus menjadi priori­tas utama PMI. Karena itu, seluruh jajaran pengurus diminta bekerja secara terukur dan terarah agar kebutuhan ma­sya­rakat dapat terpenuhi setiap saat.

“Kita pastikan stok darah selalu tersedia di PMI sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan cepat dan tepat,” tegas Parulian saat membuka rapat kerja.

Raker perdana tersebut menjadi langkah awal kepengurusan baru dalam menyusun arah kebijakan dan program kerja organisasi untuk lima tahun ke depan. Kegiatan itu dihadiri jajaran pengurus, relawan, serta perwakilan berbagai bi­dang di lingkungan PMI Kabupa­ten Pa­saman.

Dalam arahannya, Parulian menekankan bahwa rapat kerja merupakan momentum strategis untuk menyatukan visi, misi, dan langkah seluruh pengurus dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Ia menilai setiap program yang disusun harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat eksistensi PMI sebagai garda terdepan pelaya­nan kemanusiaan di daerah.

“Raker ini menjadi fondasi bagi kepengurusan yang baru untuk me­nyusun program yang terukur, realistis, dan memberikan dampak nyata bagi ma­sya­rakat. Kita ingin PMI Pasaman sema­kin hadir, semakin kuat, dan sema­kin dirasakan man­faatnya oleh ma­sya­rakat,” ujar­nya.

Dalam forum ter­­­sebut, ma­sing-masi­ng bidang memaparkan rencana kerja yang meliputi penguatan organi­sasi dan relawan, pelayanan donor darah, kesiapsiagaan dan penanggula­ngan bencana, pendidikan dan pelatihan, hubu­ngan masyarakat serta kerja sama antar-lembaga, hingga pengembangan sumber daya dan pendanaan organisasi.

Selain penyusunan program kerja tahunan, peserta rapat juga membahas berba­gai stra­tegi untuk meningkatkan kapasitas relawan, memperluas jaringan kemitraan, serta memperkuat peran PMI dalam men­du­kung program pem­bangu­nan daerah.

Melalui rapat kerja perdana ini, PMI Kabupaten Pasaman diharapkan mampu melahirkan berbagai program inovatif yang selaras dengan prinsip-prinsip kemanusiaan, sekaligus menghadir­kan pelayanan yang cepat, tepat, dan profesional bagi masyarakat.

Raker berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang akan menjadi pedoman pelaksanaan program kerja PMI Kabupaten Pasaman selama masa bakti 2026–2031.

Dengan semangat baru kepengurusan yang dipimpin Parulian, PMI Pasaman diharapkan semakin responsif dalam melayani kebutuhan kemanusiaan, terutama dalam menjaga ketersediaan stok darah dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai kondisi darurat. (wni)

Editor : Adriyanto Syafril
#PMI Pasaman