PADEK.JAWAPOS.COM -- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Limapuluh Kota menunjukkan kepeduliannya terhadap kebersihan kawasan Flyover Kelok Sembilan. Meski pengelolaan kawasan tersebut berada di bawah kewenangan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat bersama Satpol PP Provinsi Sumatera Barat, personel Satpol PP Limapuluh Kota tetap turun langsung membersihkan kawasan itu melalui kegiatan gotong royong.
Aksi bersih-bersih tersebut dirangkai dengan kegiatan Pembinaan Mental, Fisik, dan Disiplin (MFD) yang dipimpin langsung Kepala Satpol PP Limapuluh Kota, Rahmadinol.
Rahmadinol mengatakan, pembinaan MFD merupakan agenda rutin untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) personel Satpol PP agar tetap sehat, disiplin, memiliki fisik prima, serta siap menjalankan tugas di lapangan.
“Pada kegiatan kali ini, pembinaan lebih difokuskan pada latihan fisik melalui jalan cepat di kawasan Flyover Kelok Sembilan. Namun kami kemas dengan aksi bersih-bersih lingkungan sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Rahmadinol, kegiatan tersebut bukan sekadar menjaga kebugaran personel, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap kebersihan salah satu ikon wisata Kabupaten Limapuluh Kota. Satpol PP, katanya, tidak hanya hadir saat melakukan penertiban atau penegakan peraturan daerah, tetapi juga ingin berkontribusi menjaga fasilitas umum agar tetap bersih, nyaman, dan indah.
“Selain fisik tetap sehat, lingkungan Flyover Kelok Sembilan juga menjadi lebih bersih. Fisik kuat, fasilitas umum bersih, sekaligus menjadi amal ibadah. Ke depan kegiatan seperti ini akan kami lakukan secara rutin,” katanya.
Rahmadinol mengakui, secara kewenangan pengelolaan kawasan Flyover Kelok Sembilan berada di bawah BPJN Sumatera Barat bersama Satpol PP Provinsi Sumatera Barat. Namun, menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi pemerintah daerah untuk berpangku tangan.
“Memang secara kewenangan ada BPJN Sumbar dan Satpol PP Provinsi. Tapi ini berada di wilayah Kabupaten Limapuluh Kota. Masa kita harus menunggu provinsi yang membersihkannya? Kalau bisa kita kerjakan bersama, kenapa tidak,” ucapnya.
Ia berharap langkah tersebut dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa menjaga kebersihan fasilitas umum merupakan tanggung jawab bersama. Rahmadinol juga mengajak para pedagang yang beraktivitas di kawasan Flyover Kelok Sembilan untuk ikut menjaga kebersihan dan tidak sepenuhnya bergantung kepada pemerintah.
“Kami berharap para pedagang tidak hanya mengandalkan pemerintah daerah. Mari kita jadikan hidup bersih sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Ajakan tersebut, lanjut Rahmadinol, sejalan dengan semangat Gerakan Indonesia Asri yang telah dicanangkan secara nasional. Di Sumatera Barat, gerakan itu dipusatkan di Lapangan Purus Cimpago, Kota Padang, pada 10 Juli 2026 lalu.
Dengan kolaborasi pemerintah dan masyarakat, Rahmadinol berharap kawasan Flyover Kelok Sembilan semakin bersih, tertata, dan mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Limapuluh Kota. (rid)
Editor : Adriyanto Syafril