Dosen UNP Latih Literasi dan Etika Digital Ibu PKK di Pesisir Selatan, Dukung SDGs Quality Education

Randi Zulfahli • Dipublikasikan Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:23 WIB
Tim dosen UNP melatih 25 ibu PKK Nagari Ampang Tulak, Pesisir Selatan, memperkuat literasi dan etika digital melalui Program Pengabdian UNP Berdampak, Sabtu (18/7/2026).
Tim dosen UNP melatih 25 ibu PKK Nagari Ampang Tulak, Pesisir Selatan, memperkuat literasi dan etika digital melalui Program Pengabdian UNP Berdampak, Sabtu (18/7/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM – Tim dosen Universitas Negeri Padang (UNP) memberikan pelatihan literasi dan etika digital kepada kader PKK Nagari Ampang Tulak, Kecamatan Basa Ampek Balai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan yang diikuti 25 peserta tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menggunakan media sosial secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.

Pelatihan bertajuk "Penguatan Literasi dan Etika Digital Ibu PKK melalui Modul Interaktif dalam Mendukung SDGs Quality Education di Nagari Ampang Tulak" merupakan bagian dari Program Pengabdian UNP Berdampak (PPUB) yang didanai secara internal oleh Universitas Negeri Padang.

Program ini dipimpin Junaidi, S.Pd., M.Si. bersama anggota tim Ika Sandra, M.A., Elsa Musriani, S.Pd., M.Sc., Drs. Etmi Hardi, M.Hum., dan Dr. Hendrik Heri Sandi, S.Pd., M.M. Kegiatan tersebut juga melibatkan sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Padang.

Ketua tim pengabdian, Junaidi, S.Pd., M.Si., mengatakan pelatihan difokuskan untuk memperkuat kemampuan literasi digital sekaligus membangun kesadaran etika dalam penggunaan media sosial.

"Melalui program ini, kami harap ibu-ibu lebih bijak dalam menggunakan media sosial, apalagi pada saat ini juga sudah masuk penggunaan AI di media sosial ibu-ibu," ujar Junaidi saat membuka kegiatan.

Peserta Dibekali Etika Bermedia Sosial hingga Pembuatan Konten

Berdasarkan hasil observasi tim, masih ditemukan kendala dalam optimalisasi literasi dan etika penggunaan media sosial di kalangan ibu-ibu Nagari Ampang Tulak. Kondisi tersebut terlihat dari belum optimalnya penyaringan informasi sebelum dibagikan, baik di grup percakapan maupun akun media sosial pribadi.

Tim juga mencatat keterbatasan akses terhadap sumber informasi yang terpercaya serta cepatnya penyebaran informasi menjadi tantangan bagi masyarakat dalam melakukan verifikasi informasi.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wali Nagari Ampang Tulak, Agung Adetya Pratama, S.Km. Menurutnya, pelatihan tersebut penting karena penggunaan media sosial di kalangan masyarakat terus meningkat.

"Kegiatan ini penting untuk ibu-ibu PKK, karena di nagari kita banyak ibu-ibu yang sudah sering menggunakan FB, IG, dan juga berbagai media sosial lainnya, tapi tingkat optimalisasinya masih kurang baik," kata Agung Adetya Pratama.

Selanjutnya, Ika Sandra, M.A. menyampaikan materi mengenai etika penggunaan media sosial. Peserta memperoleh pembekalan tentang perlindungan privasi, penyalahgunaan data pribadi, etika menyebarkan informasi, hingga cara mengenali pesan yang berpotensi menjadi modus penipuan maupun hacking.

Dukung SDGs Quality Education

Selain aspek keamanan digital, peserta juga mendapatkan pelatihan membuat konten yang edukatif dan bermanfaat untuk media sosial. Materi mencakup penyusunan alur konten, pembuatan konten kreatif, serta penggunaan aplikasi yang dapat membantu meningkatkan kualitas video.

Melalui kegiatan ini, tim pengabdian berharap kader PKK Nagari Ampang Tulak semakin mampu melindungi privasi diri dan keluarga saat beraktivitas di ruang digital. Pelatihan juga diharapkan mendukung pemanfaatan media sosial untuk membuat konten kreatif, promosi, maupun edukasi yang bernilai positif.

Program pengabdian tersebut sekaligus menjadi kontribusi Universitas Negeri Padang dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin Quality Education melalui penguatan kapasitas literasi dan etika digital masyarakat. (*)

Editor : Hendra Efison
PKK Nagari Ampang Tulak Pengabdian UNP Berdampak Literasi Digital Universitas Negeri Padang etika digital