Mubaligh jangan Sebarkan Hoaks

Dila Kartika Sari • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 07:26 WIB
Buya H. Dr. Gusrizal Gazahar, mengukuhkan kepengurusan Persaudaraan Mubaligh Solok Raya (PMS) periode baru di Aula Masjid Agung Al-Muhsinin, Kota Solok, Minggu (19/7). (DOK PEMKO SOLOK)
Buya H. Dr. Gusrizal Gazahar, mengukuhkan kepengurusan Persaudaraan Mubaligh Solok Raya (PMS) periode baru di Aula Masjid Agung Al-Muhsinin, Kota Solok, Minggu (19/7). (DOK PEMKO SOLOK)

PADEK.JAWAPOS.COM -- Ketua Bidang Fatwa MUI Pusat, Buya H. Dr. Gusrizal Gazahar, mengingatkan para mubaligh agar tidak menyebarkan informasi bohong atau hoaks serta tetap berani menyampaikan kebenaran di tengah berbagai tantangan dakwah. Pesan tersebut disampaikannya saat mengukuhkan kepengurusan Persaudaraan Mubaligh Solok Raya (PMS) periode baru di Aula Masjid Agung Al-Muhsinin, Kota Solok, Minggu (19/7).

Acara pengukuhan dihadiri Wali Kota Solok Dr. Rama­dhani Kirana Putra, Wakil Bupati Solok H. Candra, Ketua MUI Kota Solok Dedi Junedi, serta para pembina, penasihat, dan anggota PMS Solok Raya.

Dalam tausiahnya, Buya Gusrizal menegaskan bahwa PMS harus mampu menjaga marwah sebagai organisasi dakwah yang mengedepankan il­mu, integritas, dan kejujuran.

“PMS lahir dari semangat dakwah. Sebagai organisasi yang baru berkembang, tantangannya ke depan tentu semakin berat. Seorang mubaligh tidak boleh berhenti belajar dan menyiapkan diri. Jika tidak berpacu, kita akan tertinggal. Dahulu juru dakwah adalah orang yang ilmunya lengkap,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa mubaligh memiliki tanggung jawab moral untuk menyampaikan kebenaran tanpa rasa takut.

“Saya selaku pembina berharap kepada seluruh anggota, sampaikanlah kebenaran dengan jujur meskipun terasa pahit. Tugas kita adalah menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. Yang benar katakan benar, yang salah harus diluruskan. Semoga persaudaraan ini menjadi jalan untuk menyelamatkan umat dari kemaksiatan yang semakin nyata. Jangan sedikit pun takut menyampaikan kebenaran,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Solok Dr. Ramadhani Kirana Putra menyatakan Pemerintah Kota Solok siap memperkuat sinergi dengan PMS dalam berbagai program yang bertujuan meningkatkan kemaslahatan umat.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Solok H. Candra, menyoroti keresahan ma­sya­rakat terhadap berbagai penyimpangan sosial, termasuk LGBT, yang menurutnya perlu menjadi perhatian para mubaligh dalam menyampaikan dakwah.

“Saya berharap para mubaligh turut memberikan tausiah tentang bahaya LGBT dan persoalan umat lainnya. Mubaligh harus berani menjelaskan kepada jamaah dampak dari perbuatan yang menyesatkan tersebut,” katanya.

Ketua Umum PMS Solok Raya terpilih, Saparman, mengajak seluruh pengurus dan anggota membangun organisasi yang solid, profesional, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Keberhasilan organisasi bukan hanya di tangan ketua, tetapi karena kerja sama tim dan komitmen bersama. Jadikan program kerja PMS sebagai pedoman untuk berkarya dan memberi manfaat bagi umat. Saya harap setiap anggota berani menyampaikan ide, kritik, dan saran yang membangun. Mari bekerja dengan ikhlas agar PMS semakin maju, profesio­nal, dan bermanfaat,” ujarnya.

Dalam pengukuhan tersebut, Saparman, ditetapkan sebagai Ketua Umum PMS Solok Raya. Jabatan Wakil Ketua diemban Ahmad Syukri, Zainuddin dan H. Syaiful Anwar Posisi Sekretaris Umum dipercayakan kepada Riko Selvano, sedangkan Bendahara Umum dijabat Jalinus Hadis.

Dewan Pembina terdiri atas Buya H. Dr. Gusrizal Gazahar, Datuak Palimo Basa, Dr. Zulkarnaini dan Buya Syarkawi. Adapun Dewan Penasihat berasal dari unsur Kementerian Agama Kota dan Kabupaten Solok serta Solok Selatan, MUI, dan tokoh masyarakat.

Kepengurusan PMS juga dilengkapi sejumlah bidang, meliputi Dakwah dan Pembinaan Masjid-Mushalla, Pendidikan, Organisasi dan Kaderisasi, Hukum dan Advokasi, Ekonomi Mubaligh, Sosial dan Kebencanaan, IT dan Kesekretariatan, Humas, Pengembangan Cabang, serta Laskar dan Pengamanan. (cr8)

Editor : Adriyanto Syafril
Persaudaraan Mubaligh Solok Raya Hoaks mui pusat dakwah Islam buya gusrizal gazahar