Pelabuhan Panasahan Dibidik jadi Pusat Logistik

Yoni Syafrizal • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 06:44 WIB
Ahmad Hidayat
Ahmad Hidayat

PADEK.JAWAPOS.COM -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Sela­tan terus menggenjot investasi se­kaligus mempercepat pe­ngem­bangan Pelabuhan Panasahan sebagai proyek strategis daerah. Upaya itu dilakukan melalui promosi investasi di tingkat nasional hingga penjajakan kerja sama dengan pihak swasta guna memperkuat sis­tem logistik dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelaya­nan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pesisir Selatan, Ahmad Hidayat, mengatakan penguatan investasi menjadi salah satu strategi utama pemerintah daerah untuk meningkatkan daya saing sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Sebagai bagian dari upaya ter­sebut, DPMPTSP Pesisir Sela­tan mengikuti Technical Mee­ti­ng Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tange­rang, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan itu merupakan rangkaian persiapan menuju Apkasi Otonomi Expo 2026 yang akan digelar pada akhir Agustus mendatang sebagai ajang promosi investasi kabupaten terbesar di Indonesia.

“Keikutsertaan dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu strategi untuk memperkenalkan potensi unggulan daerah sekaligus membuka peluang kerja sama investasi yang lebih luas,” ujar Ahmad Hidayat saat dihubungi, Selasa (21/7).

Menurutnya, partisipasi Pesisir Selatan dalam AOE 2026 merupakan bagian dari strategi promosi sektor-sektor unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Langkah tersebut juga sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang mendorong peningkatan investasi daerah sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi.

Untuk mendukung masuk­nya investasi, lanjut Hidayat, Pemkab Pesisir Selatan terus menyelaraskan program investasi dengan regulasi yang berlaku, termasuk memberikan kemudahan perizinan melalui sistem pelayanan terpadu satu pintu. “Langkah itu bertujuan menciptakan iklim investasi yang kondusif, transparan, dan akuntabel,” katanya.

Di saat bersamaan, Pemkab Pesisir Selatan juga memacu pengembangan Pelabuhan Panasahan. DPMPTSP bersama Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) mendampingi Bupati Pesisir Selatan dalam pertemuan strategis dengan Direktur Utama PT Krakatau Bandar Samudera untuk membahas peluang kerja sama pe­nge­­lolaan pelabuhan tersebut.

Hidayat menjelaskan, pe­ngembangan Pelabuhan Panasahan menjadi pelabuhan pengumpul merupakan salah satu proyek strategis yang mendapat dukungan pemerintah pusat.

Keberadaan pelabuhan itu diharapkan mampu meningkatkan konektivitas sekaligus mem­perkuat sistem logistik di wilayah pesisir barat Sumatera. “Proyek ini diharapkan mampu mening­katkan konektivitas dan mem­perkuat sistem logistik di wilayah pesisir barat Sumatera,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi dengan pihak swasta, termasuk PT Krakatau Bandar Samudera, menjadi langkah penting untuk mewujudkan pengelolaan pela­buhan yang profesional dan berdaya saing. Kerja sama tersebut juga diarahkan untuk mendukung pembentukan badan usaha milik daerah (BUMD).

Optimalisasi Pelabuhan Panasahan nantinya difokuskan sebagai jalur distribusi komoditas strategis, seperti minyak kelapa sawit mentah ( crude palm oil (CPO) dan batu bara. Pe­ngembangan itu diyakini mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi sekaligus memperkuat posisi Pesisir Selatan sebagai simpul logistik regional.

“Pengembangan pelabuhan ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi baru, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan daerah,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, Pem­kab Pesisir Selatan merencanakan pelaksanaan Focus Group Dis­cussion (FGD) lintas sektor di Ko­ta Padang pada minggu ketiga Agustus 2026. “Forum tersebut akan membahas secara teknis rencana aksi dan skema kerja sama yang akan dijalankan,” jelasnya.

Hidayat mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pelaku usaha hingga ma­sya­rakat, mendukung per­ce­pa­tan investasi dan pem­ba­ngu­nan infrastruktur di Pesisir Sela­tan. Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci me­wu­judkan pembangunan ya­ng berkelanjutan.

Ia menegaskan, sasaran utama pemerintah daerah adalah me­­nghadirkan investasi yang ber­­kualitas, mendorong per­tum­buhan ekonomi yang inklusif, serta meningkatkan ke­s­e­jah­teraan masyarakat. “Hal itu ha­nya dapat dicapai melalui si­ner­gi antara pemerintah, swas­ta, dan masyarakat,” tutupnya. (yon)

Editor : Adriyanto Syafril
investasi Pesisir Selatan pengembangan pelabuhan ekonomi Pesisir Selatan DPMPTSP Pesisir Selatan Pelabuhan Panasahan