Soneium adalah platform blockchain layer-2 yang dibangun di atas infrastruktur Ethereum. Platform ini dikembangkan oleh Sony Block Solutions Labs (Sony BSL) sebuah usaha patungan antara Sony Group Corporation dan Startale Group Pte. Ltd.
Soneium dirancang untuk memberikan transaksi yang lebih cepat dan biaya yang lebih rendah bagi pengguna Ethereum. Platform ini Juga mendukung berbagai aplikasi, termasuk hiburan, permainan, NFT, sosial, dan aplikasi keuangan.
Soneium menggunakan teknologi optimistic rollup dan dibangun di atas OP Stack dari Optimism, serta menjadi bagian dari ekosistem Superchain.
Platform ini bertujuan untuk mengatasi tantangan utama dalam Web3 seperti rendahnya keterlibatan pengguna dan kurangnya kasus penggunaan mainstream.
Sony telah berkolaborasi dengan pemain industri utama seperti Astar Network, Alchemy, Chainlink, Circle, dan Graph Protocol untuk memperkuat ekosistemnya.
Soneium telah memilih 32 proyek dari lebih dari 1.700 aplikasi yang masuk dalam program inkubasi Soneium Spark, yang mendukung pengembangan aplikasi berbasis blockchain.
Soneium akan digunakan untuk berbagai aplikasi seperti NFT, smart contracts, dan aplikasi permainan, dengan fokus pada pengalaman pengguna yang lebih mudah dan aksesibilitas.
Fase pengenalan platform ini dimulai pada Agustus 2024, hingga sekarang telah menarik lebih dari 14 juta pengguna dan memproses sekitar 47 juta transaksi.
Platform ini dibangun di atas Optimism's OP Stack, yang memastikan pemrosesan transaksi berjalan efisien dan terjangkau.
Soneium bertujuan untuk menyederhanakan teknologi blockchain bagi pengguna mainstream, menjadikannya lebih mudah diakses dan ramah pengguna.
Menurut data Blockscout, blockchain Soneium kini memiliki total 6,8 juta blok dan waktu blok rata-rata 2 detik. Total kontrak platform mencapai 7,3 juta.
Meskipun memiliki fitur yang menjanjikan, Soneium menghadapi kritik dari komunitas kripto. Beberapa ahli mengkhawatirkan kemampuan platform untuk membekukan aset, menyebutnya terlalu terpusat. Ada juga tuduhan "rug-pulling," di mana pengguna kehilangan lebih dari $100,000 aset digital pada hari peluncuran.
Sony berencana untuk terus mengembangkan Soneium, mengeksplorasi kerangka kerja baru untuk melindungi hak kreator dan memastikan distribusi nilai yang adil antara kreator dan penggemar.
Perusahaan ini bertujuan untuk membangun sistem internet terbuka di mana kreativitas mengalir bebas dan adil, memberdayakan pengguna untuk merangkul Web3.
Sony berencana untuk mengeksplorasi kerangka kerja baru guna melindungi hak kreator dan memastikan distribusi nilai yang adil antara kreator dan penggemar. Tujuannya adalah untuk menjembatani Web2 dan Web3 dengan desain yang berpusat pada pengguna dan aplikasi praktis di dunia nyata.
Soneium merupakan langkah penting bagi Sony dalam ruang blockchain, yang bertujuan untuk mendefinisikan ulang cara orang berinteraksi dengan internet dan menciptakan kemungkinan baru bagi komunitas dan kreator di seluruh dunia. (*)
Editor : Hendra Efison