Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Hari Valentine, Lebih dari Sekadar Cinta: Ini Fakta Mengejutkan di Balik Hari Kasih Sayang yang Jarang Diketahui!

Wanda Andita Putri • Sabtu, 1 Februari 2025 | 11:46 WIB

Ilusrasi Valentine.
Ilusrasi Valentine.
PADEK.JAWAPOS.COM--Hari Valentine identik dengan romansa, cinta, dan bunga mawar. Hari tersebut dirayakan sebagai momen untuk menunjukkan kasih sayang tanpa syarat dan hubungan yang erat antarmanusia.

Namun, tahukah kamu bahwa Hari Valentine baru kenal sebagai hari penuh cinta sejak abad ke-14?

Ternyata, perayaan ini berakar dari kisah para martir Kristen serta festival kesuburan Romawi Kuno. Sejarahnya dipenuhi dengan kisah para santo yang menarik dan fakta mengejutkan. 

Seperti yang dilansir dari laman Pink Villa pada Sabtu (1/2/2025), terdapat fakta menarik di balik perayaan Hari Valentine, berikut ulasannya.

1. Ada Duo Santo Valentine

Bertentangan dengan kepercayaan umum, ternyata ada dua santo yang bernama Valentine.

Yang pertama adalah Santo Valentine dari Roma, dan yang kedua adalah Santo Valentine dari Terni. Keduanya dikenal sebagai martir.

Santo Valentine dari Roma adalah seorang imam pada abad ke-3 yang menentang kebijakan Kaisar Claudius II yang melarang pernikahan bagi pemuda karena menganggap mereka lebih cocok menjadi prajurit. 

Menentang aturan ini, Santo Valentine tetap menikahkan pasangan secara diam-diam dan membantu umat Kristen melarikan diri dari penjara Romawi. 

Akibat tindakannya, ia akhirnya dipenjara dan konon jatuh cinta pada putri sipir penjara. Ia pun mengirim surat cinta pertama dengan tanda tangan "Dari Valentine-mu" sebelum dihukum mati.

2. Hari Valentine Berasal dari Festival Pagan Kuno

Hari Valentine memiliki akar dalam festival kuno Lupercalia, yang dirayakan setiap 15 Februari di Roma. 

Festival ini didedikasikan untuk Faunus, dewa pertanian Romawi, serta pendiri kota Roma, Romulus dan Remus. 

Dalam perayaan ini, para pendeta mengorbankan kambing untuk kesuburan dan anjing untuk penyucian.

Salah satu tradisi unik dalam festival ini adalah para wanita menuliskan nama mereka dalam sebuah guci besar. 

Para pria lajang akan mengambil nama secara acak dan menjadi pasangan mereka selama satu tahun, yang sering kali berakhir dengan pernikahan.

3. Tradisi Bertukar Bunga Dimulai di Abad ke-17

Menurut Reader’s Digest, Lady Mary Wortley Montagu, istri duta besar Inggris untuk Turki, salah memahami kebiasaan lokal yang menggunakan kata-kata berima untuk mengirim pesan rahasia. 

Ia mengira bunga yang digunakan dalam sajak itu memiliki makna tersembunyi. Sejak tahun 1700-an, konsep "bahasa bunga" menyebar di Eropa dan dihubungkan dengan perasaan cinta, kebencian, penyesalan, dan terutama romansa.

4. 145 Juta Kartu Valentine Dikirim di AS Setiap Tahun

Sejak Hallmark Cards memproduksi kartu Valentine pertama mereka pada tahun 1913, tradisi bertukar kartu ucapan terus berkembang. 

Saat ini, lebih dari 145 juta kartu Valentine dikirimkan setiap tahun di AS, menjadikannya hari terbesar kedua dalam pertukaran kartu setelah Natal.

5. Cokelat Berbentuk Hati Pertama kali Dijual pada 1861

Richard Cadbury, putra pendiri merek cokelat Cadbury, menciptakan kotak cokelat berbentuk hati pertama kali pada tahun 1861. 

Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan penjualan dan kini telah menjadi ikon Hari Valentine, dengan lebih dari 36 juta kotak terjual setiap tahunnya.

6. Permen Valentine Awalnya Obat Tenggorokan

Dulunya, lozenges digunakan untuk meredakan sakit tenggorokan. 

Namun, seorang apoteker asal Boston, Oliver Chase, menemukan cara untuk memproduksi permen lozenge secara massal. 

Kemudian, ia menciptakan permen dengan tulisan di atasnya, yang dikenal sebagai “conversation hearts,” yang masih populer hingga kini.

7. Lovebirds adalah Spesies Burung Nyata

Lovebird bukan sekadar istilah romantis, tetapi juga nama spesies burung nuri Afrika yang dikenal dengan nama Agapornis. 

Burung-burung ini terkenal karena ikatan pasangan mereka yang kuat sehingga menginspirasi istilah cinta sejati.

8. Ada Hari Valentine Khusus untuk Jomlo

Baca Juga: Rahasia Gaya Hidup Sehat dan Bahagia: Ini Deretan Manfaat dan Cara Mudah Memulainya

Sejak tahun 2023, 14 Februari juga dirayakan sebagai “International Quirkyalone Day,” hari yang didedikasikan bagi mereka yang merayakan cinta diri dan hubungan platonis.

Salah satu tokoh yang berkontribusi besar dalam meromantisasi hari Valentine adalah William Shakespeare melalui kisah legendarisnya, Romeo dan Juliet. (*)

Editor : Adetio Purtama
#sejarah hari valentine #valentine #hari valentine