Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Selalu Merasa Lapar? Ini 6 Ciri Kepribadian yang Bisa Jadi Penyebabnya, Menurut Psikologi

Suci Kurnia Putri • Senin, 7 April 2025 | 11:45 WIB

(Canva.com/sitthiphong)
(Canva.com/sitthiphong)
PADEK.JAWAPOS.COM — Pernah merasa lapar terus meski baru saja makan? Ternyata, rasa lapar tak melulu soal kebutuhan fisik, tetapi bisa dipengaruhi oleh kepribadian seseorang.

Menurut psikologi, ada beberapa ciri kepribadian yang membuat seseorang lebih mudah merasa lapar atau memiliki dorongan makan yang tinggi meski tubuh sebenarnya tidak membutuhkan asupan.

Dikutip dari laman Small Biz Technology pada Senin (7/4/25), berikut enam ciri kepribadian yang bisa jadi penyebab kamu selalu merasa lapar.

1. Impulsif

Orang dengan kepribadian impulsif cenderung sulit mengontrol keinginannya, termasuk keinginan untuk makan. Mereka mudah tergoda oleh makanan hanya karena melihat atau mencium aromanya, bukan karena benar-benar lapar.

Contoh: Baru saja makan siang, tapi ketika melihat teman membeli boba atau gorengan, langsung ingin ikut membeli juga.

2. Emosional

Makan sering dijadikan pelarian dari emosi negatif seperti stres, cemas, marah, atau sedih. Orang dengan kepribadian emosional cenderung menggunakan makanan sebagai cara untuk menenangkan diri.

Istilahnya: Emotional eating. Kamu makan bukan karena perut lapar, tapi karena hati sedang kosong.

3. Perfeksionis

Perfeksionis sering kali menuntut dirinya untuk bekerja keras tanpa henti. Tanpa disadari, tekanan ini bisa membuat tubuh lelah dan otak menafsirkan lelah sebagai lapar. Akibatnya, mereka makan lebih banyak dari yang diperlukan.

Efek domino: saat otak lelah, ia butuh "reward". Solusinya? Ngemil terus jadi pelarian.

4. Tidak Suka Rutin

Orang yang tidak memiliki pola hidup atau jadwal makan yang teratur cenderung makan kapan saja mereka mau. Ketidakteraturan ini membuat sinyal lapar dan kenyang jadi kacau.

Hasilnya: Perut belum tentu lapar, tapi tangan sudah meraih camilan.

5. Suka Mencari Kenyamanan

Beberapa orang mengaitkan makanan dengan perasaan nyaman atau nostalgia. Jika kamu tipe orang yang suka mencari pelarian dari tekanan lewat makanan, bisa jadi kamu memiliki kecenderungan kepribadian ini.

Hujan turun, ingat bakso, langsung lapar. Padahal, tubuh belum tentu butuh makan. Ini bukan soal fisik, tapi respons emosional karena kenangan atau kebiasaan.

6. Kurang Kesadaran Diri (Low Self-Awareness)

Kurang mampu membedakan antara lapar fisik dan lapar emosional juga jadi penyebab. Orang yang tidak menyadari kondisi emosinya sendiri sering kali menganggap bahwa semua rasa tak nyaman bisa diatasi dengan makan.

Padahal, bisa jadi kamu butuh istirahat, bukan makanan.

Merasa lapar sepanjang waktu tidak selalu berarti tubuhmu butuh makanan. Bisa jadi itu sinyal dari kepribadian dan kondisi psikologismu. Mengenali dirimu sendiri adalah langkah awal untuk mengontrol nafsu makan dengan bijak.

Jadi, sebelum kamu meraih camilan berikutnya, coba tanya dulu pada dirimu sendiri: "Aku benar-benar lapar, atau tidak?" (*)

Editor : Hendra Efison
#lapar #Menurut Psikologi #penyebabnya #ciri kepribadian