Keputusan ini bukan hanya sekadar branding, melainkan juga menandai momen bersejarah. Untuk pertama kalinya, entri utama seri ini tidak lagi dikembangkan oleh Clap Hanz, studio asal Yokohama yang telah menjadi otak di balik hampir tiga dekade perjalanan franchise.
Kembali ke Akar Gameplay
Fans sempat khawatir seri ini kehilangan ciri khas. Namun, kekhawatiran itu tidak terbukti. Gameplay tetap solid dengan variasi lapangan luas, visual segar, dan yang paling melegakan: minim transaksi mikro.
Fitur pembuatan karakter yang sempat memecah fans di edisi 2017 kini dihapus. Sebagai gantinya, format klasik kembali: pemain bisa memilih dari banyak karakter unik sepanjang sejarah seri.
Unlockable item seperti stik, bola, kostum, hingga aksesoris hanya bisa dibeli dengan mata uang in-game hasil bermain, tanpa microtransaction.
Sistem Pukulan Legendaris
Game ini tetap mempertahankan sistem pukulan tiga-tekan klasik:
- Tekan pertama untuk memulai ayunan,
- Tekan kedua untuk mengatur power,
- Tekan ketiga untuk menentukan akurasi.
Bagi mayoritas pemain, mekanisme ini menjadi yang paling nyaman. Meski ada alternatif lain untuk variasi, sistem klasik tetap jadi daya tarik utama.
Mode dan Konten Berlimpah
Selain gameplay inti, Everybody’s Golf Hot Shots hadir dengan beragam mode:
- Challenge Mode – Turnamen bertingkat yang jadi cara terbaik farming item, uang in-game, dan membuka karakter baru.
- World Tour – Mode cerita dengan personality unik tiap karakter, lengkap dengan tantangan ekstra di tiap bab.
- Multiplayer – Hadir online lewat Group Match dan World Tournament, serta lokal dengan variasi Wacky Golf, di mana bola bisa meledak atau tongkat lawan dicuri.
Sistem progresi juga lebih dalam. Tiap karakter bisa naik level hingga 50, membuka skill, status, dan ability tambahan. Dengan jumlah karakter yang banyak, replay value terasa masif.
Kembali Nostalgia, Lebih Segar
Atmosfer game ini berhasil membawa pemain kembali ke nuansa klasik seri Everybody’s Golf. Dialog ringan di mode World Tour, unlockable berbasis progres natural, hingga desain lapangan yang bervariasi, semuanya menghadirkan rasa nostalgia. Namun, hadir pula sentuhan modern yang membuatnya terasa segar.
Catatan Kecil untuk Bandai Namco
Meski solid, ada dua catatan yang disorot komunitas:
- Belum adanya port khusus untuk Nintendo Switch 2, padahal gameplay harian seri ini cocok dimainkan portable.
- Kekhawatiran soal microtransaction, mengingat pengalaman Tekken 8 yang sempat bebas transaksi lalu menambahkan item lewat update.
Dengan harga rilis USD 40, Everybody’s Golf Hot Shots tetap dipandang sebagai comeback sukses. Asal Bandai Namco konsisten menjaga model bisnis tanpa transaksi mikro, game ini berpotensi jadi salah satu rilisan golf terbaik dekade ini. (muhammad yoga/mg10)
Editor : Hendra Efison