Dua jajaran pimpinannya, Doni Indrawan dan Yogi Firdaus, meraih penghargaan bergengsi The Most Innovative CEO 2025 dan The Most Innovative CFO 2025 dari The Iconomics.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara The Iconomics: The 50 Most Innovative CEO & CFO Awards 2025 yang digelar di Jakarta, Kamis (9/10).
Acara ini dihadiri oleh pimpinan perusahaan nasional, regulator, dan pakar ekonomi yang menyoroti pentingnya inovasi dan ketahanan korporasi di tengah tantangan ekonomi global.
Founder & CEO The Iconomics, Bram S. Putro, menjelaskan bahwa penghargaan diberikan kepada pemimpin korporasi yang mampu menghadirkan perubahan dan transformasi nyata di perusahaannya.
“Kedua pemimpin dari Elnusa Petrofin menunjukkan kombinasi kuat antara inovasi dan tata kelola yang solid. Kepemimpinan mereka mencerminkan arah baru bagi korporasi energi nasional di mana inovasi bukan sekadar pilihan, tetapi keharusan untuk tumbuh di tengah tantangan global,” ujar Bram.
Sebagai Direktur Utama Elnusa Petrofin, Doni Indrawan dinilai berhasil memimpin transformasi digital dan memperkuat penerapan Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) serta prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam strategi bisnis perusahaan.
Langkah tersebut menjadikan Elnusa Petrofin sebagai perusahaan logistik energi yang inovatif dan adaptif.
Sementara itu, Yogi Firdaus, Direktur Administrasi dan Keuangan, meraih predikat The Most Innovative CFO 2025 atas perannya dalam menjaga tata kelola keuangan yang sehat dan efisien.
Ia menerapkan pendekatan keuangan yang agile, prudent, dan berkelanjutan guna mendukung ekspansi bisnis perusahaan.
Dalam sambutannya, Doni Indrawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Elnusa Petrofin yang berperan dalam pencapaian ini.
“Penghargaan ini kami dedikasikan kepada seluruh Perwira dan Pertiwi Elnusa Petrofin. Bagi kami, inovasi bukan hanya soal teknologi, tetapi keberanian beradaptasi dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Doni.
Proses penilaian The Iconomics Awards 2025 melibatkan empat parameter untuk kategori CEO, yaitu popularitas, kompetensi, crisis leadership, dan personality.
Sementara kategori CFO dinilai berdasarkan popularitas, citra, layanan, dan kontribusi sosial, yang diukur melalui survei publik di sejumlah kota besar.
Ajang ini juga diikuti berbagai perusahaan besar nasional, termasuk Bank Mandiri, Indonesia Financial Group (IFG), Pegadaian, Pelni, dan BRI Life.
Pencapaian ini memperkuat posisi Elnusa Petrofin sebagai perusahaan logistik energi nasional yang terus berinovasi dan berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan di sektor energi Indonesia.(*)
Editor : Hendra Efison