Tak hanya dipenuhi wisudawan dan keluarga, area ini juga menjadi ladang rezeki bagi para fotografer freelance yang siap mengabadikan momen bahagia kelulusan.
Salah satu fotografer lepas, Rini Apriani (23), mengaku pendapatannya meningkat signifikan setiap kali musim wisuda tiba.
“Saya sudah satu tahun menekuni dunia fotografi. Klien saya kebanyakan mahasiswa, biasanya untuk foto wisuda outdoor atau foto grup,” ujarnya saat ditemui di kawasan Masjid Raya Sumbar, Rabu (29/10/2025).
Menurut Rini, Masjid Raya Sumbar menjadi lokasi favorit para wisudawan karena desain arsitekturnya yang megah dan bernuansa Minangkabau.
“Banyak yang memilih di sini karena bangunannya khas dengan gonjong di bagian atap, tamannya luas, dan banyak spot foto estetik,” tambahnya.
Meski menjanjikan, profesi fotografer lepas di musim wisuda juga memiliki tantangan tersendiri. Persaingan cukup ketat, dan setiap fotografer harus sigap mencari posisi terbaik sebelum diambil rekan lain.
“Harus bergerak cepat, karena spot bagus sering kali sudah diisi fotografer lain,” kata Rini.
Fenomena fotografer freelance di momen wisuda ini menjadi bukti bahwa peluang ekonomi kreatif bisa lahir dari momentum tertentu.
Dengan keterampilan dan kreativitas, para fotografer mampu menjadikan momen bahagia para lulusan sebagai karya visual yang berkesan.
Di tengah sorak-sorai kebanggaan dan gemerlap kilatan kamera, para fotografer lepas menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi wisuda di Kota Padang—penjaga kenangan sekaligus saksi bisu perjalanan baru para lulusan.(M Fikri Alfateh/cr5)
Editor : Hendra Efison