Usaha ini dijalankan oleh pasangan suami istri, Vivy Mulia (39) dan Edi Candra (45), yang telah menekuni bidang tersebut selama lebih dari lima tahun.
Menurut penuturan Vivy, usaha ini bermula dari hobinya dalam kerajinan tangan. Awalnya, pasangan tersebut membuka konter ponsel sekaligus menjual bahan rajut dan menawarkan jasa finishing.
Baca Juga: The Manipulated Tayang di Disney+ Hotstar, Adu Akting dalam Thriller Psikologis 2025
Setelah kembali dari perantauan di Riau pada 2018, keduanya mulai memproduksi tas handmade dan memperluas lini produk ke kerajinan kulit serta ecoprint pada 2020.
Kini, Achi Craft Gallery memiliki tiga lini utama: Kamaro untuk produk berbahan kulit seperti tas, dompet, dan sandal.
Ecobaik untuk produk ecoprint dan upcycle; serta Nooka untuk tas handmade berbahan kanvas, tenun, dan songket.
Selain itu, mereka juga melayani jasa reparasi sepatu, sandal, dan tas dengan merek “Seperti Baru.”
“Misalnya ada brand rajut yang butuh finishing atau strap kulit, kami bantu pengerjaannya,” ujar Vivy, Senin (10/11/2025).
Ia menambahkan, permintaan kolaborasi menjadi fokus utama karena memiliki pola pemesanan yang lebih terukur setiap bulan.
Vivy menegaskan bahwa Achi Craft tidak memproduksi barang secara massal, melainkan terbatas agar kualitas tetap terjaga.
“Kami biasanya hanya membuat enam produk lebih dulu, memastikan habis sebelum produksi ulang,” jelasnya.
Pendekatan personal terhadap pelanggan juga menjadi ciri khas usaha ini.
Menurut Vivy, Achi Craft berusaha transparan dalam proses produksi dan kemampuan teknis agar pelanggan puas dan menjadi pelanggan setia.
Di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi banyak pelaku usaha, pasangan ini memilih untuk tetap optimistis.
“Kami fokus mencari peluang dan terus berinovasi, bukan terpaku pada hal di luar kendali,” ujarnya.
Dengan strategi kolaborasi, inovasi produk, dan produksi terbatas, Achi Craft Gallery menjadi contoh UMKM lokal yang adaptif dan konsisten menjaga nilai autentik dalam industri kerajinan handmade di Sumatera Barat.(CR4)
Editor : Hendra Efison