Kegiatan ini menjadi tonggak penting untuk membudayakan, melestarikan, mengembangkan, dan Menjaga Seni Silat baik Silat Tradisi dan Pencak Silat.
Acara peresmian dihadiri oleh , para pendekar, pelatih, anggota perguruan, serta masyarakat sekitar.
Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, sambutan, penampilan jurus silat, serta prosesi peresmian Perguruan Silat Tuah Sakti.
Pendiri Perguruan Silat Tuah Sakti, Rajo Alam Tubagus Datuk Pesisir Ahmad Abdari, menyampaikan bahwa perguruan ini didirikan dengan tujuan membina generasi muda agar memiliki keterampilan bela diri, kedisiplinan, serta akhlak yang baik.
Rajo Alam Tubagus Datuk Pesisir Ahmad Abdari juga sebagai Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau Kecamatan Limapuluh Kota Pekanbaru dan Zuriat Datuk Pesisir dari Kesultanan Siak Sri Indrapura serta Zuriat dari Kesultanan Banten.
Silat Tuah Sakti bukan hanya mengajarkan teknik bela diri, tetapi juga nilai-nilai luhur Pembekalan Pendidikan dan Pelatihan dengan 4 Azas
1. Asas Beradab
2. Asas Berbathin
3. Asas Berbudaya
4. Asas Bersportivitas
Ia menambahkan,“Melalui Silat Tuah Sakti, kami ingin menanamkan kecintaan generasi muda terhadap pencak silat sebagai warisan leluhur.
Silat bukan sekadar bela diri, pendidikan yang ditanamkan melalui Pencak Silat dapat membentuk karekter Bangsa yang tangguh, kuat, berbudi luhur.
Ini yang berkembang menjadi watak identitas Bangsa Indonesia dan ini telah diakui oleh Komite Warisan Budaya TakBenda UNESCO telah menetapkan Pencak Silat ke dalam UNESCO Representative List Of The Intangible Culture Heritage Of Humanity.
Materi yang lain adalah berusaha mempelajari adab dan akhlak yang bersumber kan kepada norma-norma agama.
Ini sangat penting, supaya generasi muda menjadi generasi yang mempunyai skill beladiri dan juga memiliki adab dan akhlak yang bagus serta materi khusus yang akan diajarkan.
Perguruan Silat Tuah Sakti terbuka untuk semua kalangan usia dan berkomitmen menjadi wadah pembinaan prestasi sekaligus pelestarian budaya lokal.
Ke depannya perguruan ini juga berencana mengadakan pelatihan rutin, kegiatan sosial, serta mengikuti kejuaraan silat di tingkat daerah maupun nasional.
Dengan diresmikannya Silat Tuah Sakti, diharapkan pencak silat semakin dikenal dan diminati oleh masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai olahraga sekaligus jati diri bangsa Indonesia.(*)
Editor : Hendra Efison