Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

4 Stadion Paling Bersejarah di Piala Dunia 2026, Azteca Jadi Saksi Kejayaan Pelé hingga Maradona

Hendra Efison • Minggu, 28 Juni 2026 | 07:00 WIB
Arrowhead Stadium, dan BC Place, dua dari empat stadion paling bersejarah yang digunakan dalam Piala Dunia 2026. (Ilustrasi AI)
Arrowhead Stadium, dan BC Place, dua dari empat stadion paling bersejarah yang digunakan dalam Piala Dunia 2026. (Ilustrasi AI)

PADEK.JAWAPOS.COM – Tak semua stadion yang menjadi venue Piala Dunia 2026 hanya menawarkan kemegahan arsitektur dan teknologi modern.

Sejumlah arena bahkan menyimpan sejarah panjang yang menjadikannya ikon olahraga dunia, mulai dari panggung kejayaan Pelé dan Diego Maradona hingga stadion pemegang rekor dunia Guinness World Records.

Dari 16 stadion yang akan digunakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, terdapat empat venue yang memiliki nilai historis paling kuat.

Keempat stadion tersebut pernah menjadi saksi lahirnya momen-momen ikonik dalam sepak bola dunia maupun ajang olahraga internasional bergengsi.

Berikut empat stadion paling bersejarah yang akan menjadi bagian dari perjalanan Piala Dunia 2026.

1. Estadio Azteca, Meksiko

Estadio Azteca di Mexico City merupakan salah satu stadion paling bersejarah dalam sejarah Piala Dunia FIFA.

Stadion yang kerap dijuluki sebagai Katedral Sepak Bola Dunia ini akan kembali menjadi tuan rumah pertandingan pembuka Piala Dunia 2026.

Dengan penyelenggaraan edisi 2026, Estadio Azteca mencatat sejarah sebagai satu-satunya stadion di dunia yang menjadi tuan rumah pertandingan Piala Dunia pada tiga edisi berbeda, yakni 1970, 1986, dan 2026.

Stadion berkapasitas lebih dari 87 ribu penonton tersebut menjadi panggung kejayaan dua legenda sepak bola dunia.

Pelé mengangkat trofi Piala Dunia bersama Brasil pada edisi 1970, sedangkan Diego Maradona membawa Argentina menjadi juara dunia pada 1986.

Nama Estadio Azteca juga tak bisa dipisahkan dari laga perempat final Piala Dunia 1986 antara Argentina melawan Inggris.

Dalam pertandingan itu, Maradona mencetak dua gol yang dikenang sepanjang masa, yakni gol kontroversial "Tangan Tuhan" (Hand of God) dan gol solo run spektakuler yang kemudian dinobatkan FIFA sebagai "Goal of the Century".

Selain itu, stadion ini menjadi lokasi semifinal Piala Dunia 1970 antara Italia melawan Jerman Barat yang berakhir dengan skor 4-3.

Pertandingan tersebut secara luas dikenal sebagai "Game of the Century" karena kualitas permainan, intensitas, dan dramanya yang luar biasa.

Jauh sebelum menjadi ikon Piala Dunia, Estadio Azteca juga dipercaya sebagai salah satu venue utama Olimpiade Musim Panas 1968 di Mexico City.

2. GEHA Field at Arrowhead Stadium, Amerika Serikat

GEHA Field at Arrowhead Stadium di Kansas City merupakan salah satu stadion tertua yang digunakan pada Piala Dunia 2026.

Stadion yang dibuka pada 1972 ini dikenal luas karena atmosfer suporternya yang luar biasa.

Arrowhead Stadium tercatat dalam Guinness World Records sebagai stadion olahraga paling bising di dunia setelah mencatat tingkat kebisingan mencapai 142,2 desibel.

Rekor tersebut membuat stadion ini dikenal sebagai salah satu venue dengan atmosfer penonton paling mengintimidasi dalam dunia olahraga.

Selain itu, stadion ini merupakan markas Kansas City Chiefs, salah satu klub paling sukses di National Football League (NFL) dalam beberapa tahun terakhir.

3. BC Place, Kanada

BC Place di Vancouver menjadi salah satu ikon olahraga modern Kanada sejak resmi dibuka pada 1983.

Stadion ini dipercaya menjadi lokasi upacara pembukaan dan penutupan Olimpiade Musim Dingin Vancouver 2010 yang disaksikan jutaan penonton di seluruh dunia.

BC Place juga menjadi venue final Piala Dunia Wanita FIFA 2015 ketika Amerika Serikat mengalahkan Jepang untuk merebut gelar juara dunia.

Pengalaman menggelar berbagai ajang internasional menjadikan BC Place sebagai salah satu stadion paling berpengalaman di Kanada sebelum menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.

4. Hard Rock Stadium, Amerika Serikat

Hard Rock Stadium di Miami merupakan salah satu stadion multi-event paling bergengsi di Amerika Serikat.

Sejak dibuka pada 1987, stadion ini telah enam kali dipercaya menjadi tuan rumah Super Bowl, menjadikannya salah satu venue dengan penyelenggaraan Super Bowl terbanyak dalam sejarah NFL.

Tak hanya itu, kawasan Hard Rock Stadium juga rutin menjadi pusat penyelenggaraan berbagai ajang olahraga kelas dunia.

Kompleks stadion menjadi lokasi turnamen tenis bergengsi Miami Open, sementara sirkuit Formula 1 Miami Grand Prix dibangun mengelilingi area stadion.

Pengalaman panjang menjadi tuan rumah berbagai event internasional membuat Hard Rock Stadium dinilai sangat siap menyambut pertandingan-pertandingan Piala Dunia 2026.

Warisan Sejarah Warnai Piala Dunia 2026

Keempat stadion tersebut menunjukkan bahwa Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan infrastruktur modern, tetapi juga menghidupkan kembali arena-arena yang telah menjadi bagian penting dari sejarah olahraga dunia.

Mulai dari panggung kejayaan Pelé dan Diego Maradona di Estadio Azteca, rekor kebisingan dunia di Arrowhead Stadium, kemegahan Olimpiade di BC Place, hingga tradisi panjang Super Bowl di Hard Rock Stadium, seluruhnya akan kembali menjadi saksi lahirnya sejarah baru pada Piala Dunia FIFA 2026.

Dengan perpaduan antara nilai historis, fasilitas modern, dan kapasitas besar, keempat stadion tersebut dipastikan menjadi sorotan jutaan penggemar sepak bola saat turnamen terbesar di dunia bergulir pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026.(*)

Editor : Hendra Efison
#Estadio Azteca #stadion bersejarah Piala Dunia 2026 #Arrowhead Stadium #BC Place #Hard Rock Stadium