PADEK.JAWAPOS.COM — Keikutsertaan Tim Vokal Forum Komunikasi Istri Karyawan Semen Padang (FKIKSP) dalam Sumbar Creative Economy Festival (SCF) 2026 menjadi ruang bagi perempuan untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan kepercayaan diri melalui kegiatan seni.
Paduan suara tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi anggota FKIKSP. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun komunikasi, kekompakan, kedisiplinan, serta solidaritas antaranggota.
Penasihat FKIKSP Lynda Andria Delfa mengatakan, keberadaan wadah kreativitas penting untuk memberikan kesempatan kepada anggota mengembangkan kemampuan yang dimiliki.
Menurutnya, setiap anggota memiliki potensi yang dapat terus digali apabila memperoleh ruang, dukungan, dan kesempatan yang memadai.
“Karena itu, keberadaan wadah kreativitas sangat penting agar para anggota memperoleh kesempatan untuk belajar, berlatih, dan menampilkan kemampuan yang dimiliki,” ujar Lynda, Senin (31/8/2026).
Paduan Suara Melatih Kekompakan dan Percaya Diri
Lynda menilai, kegiatan seni memberikan pengalaman yang tidak hanya berkaitan dengan kemampuan tampil di atas panggung. Proses latihan dan persiapan juga mendorong anggota untuk membangun kedisiplinan serta kemampuan bekerja sama.
Hal tersebut terlihat dari proses yang dijalani Tim Vokal FKIKSP sebelum mengikuti kompetisi. Setiap anggota harus menyatukan suara, menjaga kekompakan, memahami peran masing-masing, serta membangun kepercayaan diri ketika tampil di hadapan juri dan penonton.
“Juara bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi juga tentang proses, kebersamaan, kedisiplinan, dan keberanian anggota untuk menunjukkan potensi terbaiknya,” katanya.
Dalam SCF 2026, Tim Vokal FKIKSP berhasil meraih Juara II Lomba Paduan Suara. Prestasi tersebut menjadi salah satu bukti bahwa anggota FKIKSP mampu mengembangkan kemampuan di bidang seni sekaligus berkompetisi dengan tim Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari berbagai instansi di Sumatera Barat.
Ketua Umum FKIKSP Nilda Pri Gustari Akbar mengatakan, keterlibatan perempuan dalam kegiatan kreatif dapat memberikan pengalaman sekaligus membuka ruang bagi anggota untuk menunjukkan kemampuan.
Menurutnya, para anggota tetap berupaya menyediakan waktu untuk mengikuti latihan meskipun memiliki berbagai kesibukan.
“Selamat untuk Tim Vokal FKIKSP. Di tengah berbagai kesibukan, anggota Tim Vokal FKIKSP tetap berupaya menyediakan waktu untuk mengikuti latihan,” ujar Nilda.
Mendorong Perempuan Lebih Berani Berkarya
Nilda mengatakan, prestasi Tim Vokal FKIKSP tidak semata-mata dilihat dari peringkat yang diperoleh dalam kompetisi. Lebih jauh, kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya ruang bagi perempuan untuk berkarya dan mengembangkan kapasitas diri.
Menurutnya, kegiatan seni dapat menjadi sarana membangun karakter, memperkuat komunikasi, menumbuhkan rasa percaya diri, serta mempererat solidaritas antaranggota.
“Keberhasilan Tim Vokal FKIKSP meraih Juara II diharapkan dapat memotivasi anggota lainnya untuk berani menunjukkan kemampuan dan mengikuti berbagai kegiatan positif,” katanya.
Ia menambahkan, FKIKSP selama ini tidak hanya menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antaranggota. Organisasi tersebut juga mendorong pengembangan kapasitas, kreativitas, dan kemandirian perempuan.
Keikutsertaan dalam SCF 2026 sekaligus memberikan pengalaman bagi Tim Vokal FKIKSP untuk belajar dari tim lain dan mengevaluasi kemampuan mereka. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas penampilan pada kesempatan berikutnya.
“Setiap anggota memiliki potensi yang dapat berkembang apabila diberikan ruang, dukungan, dan kesempatan yang memadai,” tutur Nilda.
Ke depan, Tim Vokal FKIKSP diharapkan terus mengembangkan kemampuan melalui latihan yang konsisten. Dukungan dari keluarga besar FKIKSP juga menjadi bagian penting agar anggota semakin percaya diri untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kreatif.
Dengan demikian, paduan suara tidak berhenti sebagai kegiatan perlombaan. Bagi FKIKSP, kegiatan tersebut menjadi salah satu ruang bagi perempuan untuk belajar, berkarya, membangun jejaring, sekaligus menunjukkan potensi yang dimiliki.(*)
Editor : Hendra Efison