Dirut RS Unand: Delapan Bapaslon Pemeriksaan Kesehatan, Berikut Rinciannya...

Rommy Delfiano • Dipublikasikan Sabtu, 31 Agustus 2024 | 20:25 WIB
Direktur Utama RS Unand, Dr Yevri Zulfiqar (dua kanan).
Direktur Utama RS Unand, Dr Yevri Zulfiqar (dua kanan).

PADEK.JAWAPOS.COM—Setelah sehari sebelumnya enam bapaslon menjalani pemeriksaan kesehatan, Sabtu (31/8) ini sebanyak delapan bapaslon kepala daerah peserta Pilkada 2024 menjalani pemeriksaan kesehatan di RS Unand. 

Masing-masingnya; Supardi dan Tri Venindra, Zulmaeta dan Elzadaswarman, Almaisyar dan Joni Hendri (ketiganya bapaslon wali kota dan wakil wali Kota Payakumbuh). Lalu, dua bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Agam Benni Warlis-Muhammad Iqbal, dan Irwan Fikri-Asra Faber.

Menyusul, dua pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Barat yakni Daliyus K-Heri Miheldi, dan Jailani-Samsul Bahri. Serta, bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Sabar AS-Sukardi. 

Bapaslon Wako-Wawako Payakumbuh Supardi-Tri Venindra terlihat datang lebih awal. Sedangkan Bapaslon Bupati-Wakil Bupati Pasaman Sabar AS-Sukardi bapaslon paling akhir datang. Semua bapaslon ini, mengaku tidak melakukan persiapan khusus menjalankan pemeriksaan kesehatan.

"Persiapan khusus tidak ada, terpenting jaga kesehatan, makan sehat dan berolahraga," ujar Bapaslon Bupati-Wakil Bupati Pasaman, Sabar AS di sela-sela pemeriksaan kesehatan.

Targetnya, memenangkan plkada kali ini. Keyakinan bapaslon incumbent ini memenangkan pilkada, tak terlepas dari hasil survei menunjukkan elektabilitasnya 60 persen. "Insya Allah, kita siap memenangkan pilkada kali ini," ujar Sabar.

Dirut RS Unand Dr Yevri Zulfiqar mengakui bahwa hari kedua pemeriksaan kesehatan bapaslon kepala daerah di RS Unand diikuti 8 pasangan atau 16 orang. Menurutnya, 16 orang tersebut sesuai dengan kemampuan RS Unand dalam melakukan pemeriksaan kesehatan yang bakal berlangsung  kurang 9 jam.

"Alhamdulillah, kemarin kita memeriksa 12 orang atau 6 pasangan calon, semuanya berjalan dengan lancar tanpa ada kendala. Dan, hari ini kembali kita lakukan dan semoga dapat berjalan sebagaimana mestinya," katanya.

Yevri Zulfiqar menyebut, bahwa RS Unand telah dipilih oleh KPU sebagai rumah sakit yang memeriksa para calon kepala daerah. "Setalah pasangan calon diserahkan oleh KPU kepada pihaknya b selanjutnya para pasangan calon akan didampingi oleh penanggung jawab yang sudah kami tunjuk, setelah pemeriksaan kesehatan selesai kami juga menyerahkan kembali pasangan calon ini ke KPU," katanya.

Pemeriksaan kesehatan ini bagian dari tahapan pendaftaran calon. Salah satu syarat calon itu sehat jasmani, rohani dan bebas penyalahgunaan narkotika.

Diketahui, sesuai Keputusan KPU Nomor 1090 tahun 2024, kesimpulan hasil pemeriksaan kesehatan dikelompokkan dalam 2 kategori. Yakni, mampu yang merujuk pada fit atau laik melaksanakan tugas sebagai Bupati dan Wakil Bupati maupun Wali Kota dan Wakil Wali Kota. 

Kategori kedua tidak mampu yang merujuk pada unfit atau tidak laik melaksanakan tugas sebagai Bupati dan Wakil Bupati maupun Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Penetapan bapaslon dilakukan 22 September mendatang. (r)

Editor : Hendra Efison
pemeriksaan kesehatan Dr Yevri Zulfiqar Dirut RS Unand RS Unand bapaslon