Peningkatan antrean dipengaruhi bertambahnya jumlah konsumen, khususnya untuk produk gasoline, serta posisi SPBU yang menjadi salah satu titik pengisian awal bagi kendaraan yang memasuki wilayah Sumatera Barat.
Lokasi SPBU tersebut berada di kawasan Tanjung Bolik, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, yang merupakan jalur penghubung utama Sumatera Barat dan Riau. Tingginya mobilitas kendaraan di jalur ini membuat volume pengisian BBM meningkat.
Antrean Kendaraan Meningkat
Antrean kendaraan terlihat di kawasan SPBU Tanjung Bolik yang berada di ruas Jalan Lintas Sumatra Barat–Riau. Kondisi ini sempat memicu perlambatan arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Pantauan pada Ahad (22/3/2026) sore menunjukkan antrean kendaraan mengular hingga memakan sebagian badan jalan. Kondisi jalan yang relatif sempit membuat kendaraan roda empat bergerak lebih lambat.
Kendaraan yang melintas didominasi pelat BM dari arah Pekanbaru menuju wilayah Sumatera Barat.
Salah seorang pengendara asal Perawang, Marjohan, mengaku mulai merasakan kepadatan sejak keluar dari ruas Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar.
“Tadi sudah mulai merasakan macet dari keluar Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar. Antrean kendaraan yang masuk dan keluar dari tempat makan, kedai minimarket dan SPBU yang membuat padat. Jadi perjalanan lumayan tersendat,” ujarnya.
Stok BBM Dipastikan Aman
Meskipun terjadi peningkatan antrean kendaraan, seluruh layanan di SPBU 14.262.565 tetap berjalan dengan baik. Pengaturan operasional terus dilakukan agar proses pengisian BBM berlangsung lancar dan masyarakat tetap terlayani secara optimal.
Ketersediaan stok BBM di SPBU tersebut juga dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pemantauan serta koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan guna menjaga kelancaran distribusi energi kepada masyarakat, terutama di jalur dengan mobilitas kendaraan yang tinggi.(*)
Editor : Hendra Efison