Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Berlebaran di Kawasan GOR Rang Agam, Perantau Soroti Sejumlah Masalah Ini

Silvina Fadhilah • Kamis, 3 April 2025 | 09:12 WIB

Kawasan GOR Rang Agam di Lubuk Basung menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat untuk menghabiskan waktu.
Kawasan GOR Rang Agam di Lubuk Basung menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat untuk menghabiskan waktu.
PADEK.JAWAPOS.COM—Dua hari pasca Lebaran, kawasan GOR Rang Agam di Lubuk Basung menjadi destinasi wisata favorit masyarakat. Ribuan pengunjung, termasuk perantau yang pulang kampung, memadati area ini untuk bersantai bersama keluarga dan menikmati berbagai wahana permainan.

GOR Rang Agam yang berlokasi di pusat kota Lubuk Basung menawarkan beragam fasilitas olahraga dan rekreasi, seperti jogging track, lapangan tenis, skateboard track, lapangan futsal, serta wahana permainan anak. Kesempatan ini juga dimanfaatkan oleh pedagang untuk menjajakan dagangan mereka, mulai dari makanan hingga mainan anak.

Pantauan Padang Ekspres menunjukkan aktivitas beragam di kawasan ini. Beberapa wisatawan duduk santai di gazebo yang telah disediakan, sementara yang lain menikmati wisata anak atau berolahraga sore.

Sari Dewi (27), salah satu pengunjung, mengungkapkan bahwa kawasan ini biasanya tidak seramai saat Lebaran. "Banyak perantau yang kembali ke kampung halaman dan menghabiskan waktu bersama keluarga di sini," ujarnya, Rabu (2/4).

Menurutnya, lonjakan wisatawan berdampak positif pada ekonomi masyarakat sekitar. "Banyak warga yang berjualan di sini, dan dagangan mereka laris manis. Ini tentu membantu meningkatkan perekonomian kecil di Lubuk Basung," katanya.

Tidak hanya pedagang makanan dan minuman, penyewaan sepeda listrik serta wahana anak-anak juga mengalami peningkatan pelanggan. Pengunjung terlihat menikmati waktu liburan mereka dengan berjalan santai, berolahraga, atau sekadar bersantai di taman bersama keluarga.

Fasilitas Butuh Perhatian Pemerintah

Meski ramai dikunjungi, sejumlah pengunjung mengeluhkan kurangnya fasilitas yang memadai. Sari Dewi menyoroti minimnya tempat sampah yang tertata rapi. "Banyak sampah berserakan di beberapa sudut taman. Kebersihan kawasan ini seharusnya lebih diperhatikan," ujarnya.

Selain itu, ia juga menyoroti masalah parkir. "Saat ini, kendaraan parkir di area perkantoran sekitar GOR karena tidak ada lahan parkir yang tertata rapi. Seharusnya pemerintah daerah menyediakan fasilitas parkir yang lebih baik agar pengunjung merasa lebih nyaman," tambahnya.

Senada dengan Sari Dewi, Fiona Mahesadela (22) juga menyoroti kondisi taman yang kurang terawat. "Rumput yang tidak dipotong dengan baik dan minimnya penerangan di beberapa sudut kawasan membuat suasana kurang nyaman bagi wisatawan," ungkapnya.

Fiona juga mengusulkan pemisahan jalur wahana sepeda motor dan jalur lari agar tidak saling mengganggu. "Sering kali pengguna sepeda listrik dan wahana motor melewati jalur lari, yang tentu saja membahayakan pejalan kaki atau mereka yang sedang berolahraga. Akan lebih baik jika ada jalur khusus untuk kendaraan tersebut," katanya.

Menurutnya, jika pemerintah setempat bisa mengelola kawasan ini dengan lebih baik, GOR Rang Agam bisa menjadi destinasi wisata yang lebih menarik dan nyaman bagi semua orang. "Potensinya besar, tinggal bagaimana pengelolaannya diperbaiki agar fasilitasnya semakin baik," tutup Fiona. (cr1)

Editor : Hendra Efison
#Kawasan GOR Rang Agam #Berlebaran #Perantau Soroti Sejumlah Masalah