Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Mubes Perdana Perantau Minang di Kepri: Satukan Paguyuban, Dukung Pembangunan Kampung Halaman

Hendra Efison • Senin, 12 Mei 2025 | 16:06 WIB

Perantau Minang di Kepri gelar Mubes perdana bentuk organisasi pemersatu. Gubernur Mahyeldi ajak dukung pembangunan kampung halaman lewat Bank Nagari.
Perantau Minang di Kepri gelar Mubes perdana bentuk organisasi pemersatu. Gubernur Mahyeldi ajak dukung pembangunan kampung halaman lewat Bank Nagari.
PADEK.JAWAPOS.COM—Semangat kebersamaan kembali ditunjukkan oleh para perantau Minangkabau di Kepulauan Riau. Bertempat di Pacific Palace Hotel, Batam, mereka menggelar Musyawarah Besar (Mubes) ke-1 Organisasi Minang se-Provinsi Kepri sebagai upaya menyatukan seluruh paguyuban keluarga besar Minang di tanah rantau.

Acara yang digelar pada Minggu (11/5/2025) ini menjadi momentum bersejarah dalam pembentukan "Payung Panji Sumbar di Kepri", sebuah wadah resmi untuk memperkuat solidaritas antarperantau Minang.

Ketua Badan Pembentukan, H. Nurman HMN, menyampaikan bahwa Mubes ini digagas untuk menghindari perpecahan dan menyatukan energi perantau dalam satu arah yang lebih terorganisir.

“Kita tidak ingin perantau kita yang ada di Kepri terpecah belah. Maka kita satukan mereka dalam satu wadah, agar organisasi ini lebih bermanfaat, baik untuk anggotanya maupun untuk kampung halaman,” ujar Nurman.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, yang hadir dan membuka langsung kegiatan tersebut, menyampaikan pesan penting kepada seluruh perantau untuk tetap menjaga kekompakan dan memberi kontribusi nyata dalam pembangunan daerah asal.

Salah satu bentuk kontribusi yang disampaikan Mahyeldi adalah dengan mendukung Bank Nagari, bank milik daerah yang akan menyalurkan deviden langsung kepada pemerintah provinsi serta kabupaten dan kota di Sumbar sebagai pemegang saham.

“Dengan menabung di Bank Nagari, para perantau telah turut serta membangun kampung halaman,” tegas Mahyeldi.

Mahyeldi juga menuturkan bahwa ajakan serupa telah ia sampaikan dalam kunjungannya ke sejumlah provinsi lain yang memiliki populasi besar perantau Minang, seperti Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Lampung. Sambutan positif pun selalu ia terima di setiap lokasi.

“InsyaAllah, kita akan buka cabang baru Bank Nagari di Kepri agar memudahkan perantau berkontribusi,” tambahnya.

Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa kemajuan Sumatera Barat membutuhkan peran aktif seluruh elemen, termasuk para perantau. Ia mengakui bahwa keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjadi tantangan tersendiri dalam membiayai pembangunan.

“Oleh karena itu, agar pembangunan bergerak cepat, kita harus bersinergi. Ranah dan rantau mesti terhubung,” tutup Mahyeldi.

Dengan semangat persatuan dan rasa cinta kampung halaman yang terus dijaga, Mubes ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi terbentuknya gerakan kolektif perantau Minang di Kepri dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Sumatera Barat.(*)

Editor : Hendra Efison
#Pembangunan Kampung Halaman #Mubes Perdana Perantau Minang di Kepri #Satukan Paguyuban