Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Tingkatkan Kuantitas dan Kualitas Ponpes

Novitri Selvia • Senin, 24 Oktober 2022 | 12:36 WIB
PENDIDIKAN: Wawako Sawahlunto Zohirin Sayuti menghadiri upacara Hari Santri Nasional Tingkat Kota Sawahlunto, Sabtu (23/10).(IST)
PENDIDIKAN: Wawako Sawahlunto Zohirin Sayuti menghadiri upacara Hari Santri Nasional Tingkat Kota Sawahlunto, Sabtu (23/10).(IST)
Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Ababil Kenagarian Lunto, Kota Sawahlunto, mendapat kucuran empat bantuan, yakni  tiga dari kementerian dan satu dari APBD Kota Sawahlunto.

Ketua Yayasan Pesantren Ababil Kenagarian Lunto, Yusnaldi Rajo Kuaso menyebutkan, keempat jenis bantuan tersebut telah diterima pihak yayasan, secara simbolis oleh Wakil Wali Kota (Wawako) Zohirin Sayuti, dalam upacara Hari Santri Nasional Tingkat Kota Sawahlunto, Sabtu (23/10).

Wakil Wali Kota Sawahlunto, Zohirin Sayuti dalam hal ini sekaligus bertindak menjadi Inspektur Upacara Hari Santri Nasional Tingkat Kota Sawahlunto.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur, tahun ini banyak perhatian dan dukungan yang datang, baik dari Pemerintah Pusat hingga pemerintah daerah (Pemko Sawahlunto) sendiri. Semoga dengan bantuan ini dapat meningkatkankan kuantitas dan kualitas Ponpes Ababil,” ujarnya.

Dijelaskannya, empat jenis bantuan itu antara lain untuk bantuan pelaksanaan peningkatan kualitas kesehatan lingkungan di lembaga pendidikan keagamaan sebesar  Rp 100.000.000 bersumber dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Kemudian bantuan program pelatihan untuk Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Ababil Rp 44.630.000 dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker). Selanjutnya, bantuan digital skill (keterampilan digital) santri untuk dua angkatan sebesar Rp 26.000.000 yang juga dari Kemnaker.

Ditambah bantuan dari APBD Kota Sawahlunto melalui progran aspirasi pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD Kota Sawahlunto atas nama Adepron untuk bantuan rehab gedung MTs sebesar Rp 140.000.000.

Sehingga total keseluruhannya dari empat jenis bantuan itu mencapai Rp 400.000.000. Angka yang cukup signifikan, maka ke depannya Ponpes Ababil menjadi lebih optimis untuk terus melangkah maju, berkembang.

“Tidak ada kata yang dapat kami ucapkan, selain kata ucapan teeimakasih banyak atas semua bantuan ini,” sebut Yusnaldi Rajo Kuaso.

Wakil Wali Kota Sawahlunto, Zohirin Sayuti, dalam acara serah-terima bantuan tersebut menyatakan, bantuan itu adalah sebagai wujud kepedulian Pemerintah Pusat dan pemerintah daerah guna memajukan dunia pendidikan Islam/pondok pesantren.

“Nagari Lunto patut diberikan apresiasi, sebab sejauh ini cukup konsisten dalam memajukan dunia pendidikan Islam bagi generasi penerus. Bahkan dari seluruh nagari dan desa di Kota Sawahlunto tercatat hanya Nagari Lunto memiliki Yayasan Pondok Pesantren,” tegasnya.

Seiring dengan itu kata Wawako, sekolah pendidikan Islam/ponpes diharapkan ke depannya dapat terus sejalan dengan Pemko Sawahlunto, sebagaimana tertuang dalan visi misi Pemko Sawahlunto yakni menjadikan kehidupan masyarakat berbasi agama dan berbudaya menjadi lebih baik.

Sebagai bentuk keseriusan, semuanya itu dituangkan ke dalam program/kebijakan berbasis anggaran, di bawah kooordinasi Dinas Pendidikan dan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), serta bekerjasama dengan Kementerian Agama (Kemenag).

“Sekarang dengan diperolehnya tiga jenis bantuan dari kementerian dan satu dari APBD ini,  tentunya ke depan mampu mendongkrak prestasi dan kualitas pendidikan Yayasan Pesantren Ababil Lunto.  Tahun depan bantuan diupayakan tetap ada dari APBD, kementerian-kementerian teekait. Bila perlu ditambah lagi,” ujarnya.

Kepala Kantor Kemenag Sawahlunto, Dedi Wandra, pihaknya berjanji akan terus berupaya mendampingi dan mengawasi Yayasan Pondok Pesantren Ababil Lunto.

“Kita juga selalu membantu bagaimana supaya ponpes ini dapat terkoordinasi ke pemerintah provinsi hingga Pemerintah Pusat guna mendapatkan peluang-peluang pos bantuan. Alhamdulilah, tahun ini direalisasikan,” ungkap Dedi.

Sebagai  informasi, Yayasan Pondok Pesantren Ababil Kenagarian Lunto menaungi sejumlah jenjang pendidikan. Meliputi tingkat TK, Madrasah Ibtidaiyyah (MI), Madrasah Tsanawiyyah (MTs), hingga Madrasah Aliyyah.  (atn) Editor : Novitri Selvia
#Zohirin Sayuti #Yayasan Pondok Pesantren Ababil Kenagarian Lunto #Kemenag Sawahlunto #Dedi Wandra