“Adanya pelayanan yang dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Padang di MPP Kota Sawahlunto, sangat membantu masyarakat di sekitar wilayah Kota Sawahlunto, dan juga yang berasal dari Kota Solok, dan Kabupaten Tanahdatar,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Padang, Tedi Hartadi Wibowo.
Selain dihadiri rombongan Kanim Padang, dari Pemko Sawahlunto hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs Marwan MPd, Kepala DPMPTSP Naker Dwi Darmawati SH, dan Kepala Diskominfo Nova Erizon ST.
Pelayanan pembuatan paspor 1x sebulan hari libur yakni hari Sabtu pada minggu kedua tiap bulan dengan kuota 50 pemohon.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMTSP Naker) Sawahlunto Dwi Darmawati menjelaskan sebelumnya pelayanan pengurusan paspor di MPP Sawahlunto dibuka pada Rabu minggu pertama dan ketiga dengan kuota 20 orang setiap hari pelayanan.
“Jadi kita mengusulkan agar ditingkatkan menjadi satu kali pelayanan dalam seminggu atau empat kali dalam sebulan. Bisa juga 2 kali dalam sebulan namun kuota jumlah masyarakat yang diterima untuk dilayani dalam hari pelayanan itu agar ditambah,” ujar Dwi Darmawati menjelaskan.
Dwi menyebut tercatat sampai Maret 2023, MPP Sawahlunto telah memberikan pelayanan paspor dengan jumlah paspor yang diterbitkan sebanyak 400 pemohon.
Sebelumnya, Wali Kota Sawahlunto Deri Asta mendatangi Kepala Kanwil KemenkumHAM Sumbar Haris Sukamto di Kota Padang, untuk menyampaikan permintaan tersebut, Kamis (6/4/2023) lalu.
“Pertama kita sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kanwil KemenkumHAM Sumbar melalui Kantor Imigrasi Kelas I TPI Padang yang telah bersedia membuka layanan keimigrasian untuk membuat paspor di MPP Sawahlunto. Pelayanan tersebut telah berjalan lancar dan sangat membantu masyarakat yang memerlukan paspor,” kata Wako Deri Asta kepada Haris Sukamto, saat itu.
Pertimbangannya adalah banyaknya permohonan masyarakat yang mengurus paspor tersebut ke MPP Sawahlunto, maka Pemko menilai dibutuhkan penambahan waktu dan kuota pelayanan.
“Tujuannya supaya pelayanan lebih maksimal dan semua masyarakat yang datang bisa langsung dilayani,” kata Deri.(*) Editor : Hendra Efison