Lokasi-lokasi yang dikunjungi kali ini meliputi Area Manasik Centre di kawasan Kandi, Whorsop Industri Kecil Menengah (IKM) Songket di Silungkang, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kayu Gadang, serta Rumah Potong Hewan (RPH) Air Dingin Muaro Kalaban.
Dalam kunjungannya Pj. Wali Kota (Wako) Sawahlunto, Zefnihan turut dihadiri sejumlah kepala dinas, pejabat terkait, dan camat. Di hadapan jajarannya Zefnihan meminta seluruh kegiatan pembangunan fisik itu betul-betul dilaksanakan sesuai target, hingga kemudian dapat difungsikan sebagaimana mestinya.
Segala hambatan maupun persoalan yang dihadapi harus dikoordinasikan secara berjenjang, agar supaya target penyelesaiannya terealisasi sesuai rencana.
“Di antara bangunan-bangunan yang dibangun dengan APBD Sawahlunto itu ada masih dalam proses pengetjaan, serta ada yang hampir siap. Agar segera dapat dimanfaatkan maka pengerjaan harus terus dilakukan sampai tuntas. Hal ini mohon dicatat,” ujar Pj Wako Zefnihan.
Seperti misalnya Area Manasik Centre di kawasan Kandi, adalah sebuah infrastruktur penting bagi masyarakat. Dengan tersedianya tempat manasik yang representatif maka proses pelaksanaan manasik oleh para calon jemaah haji akan menjadi lebih optimal, khusuk.
Apalagi Ibadah Haji merupkan salah-satu ibadah wajib bagi Umat Islam, tercatat masuk kedalam Rukun Islam kelima. Sebelum Jemaah Calon Haji (JCH) berangkat ke Tanah Suci Mekah tentu perlu adanya persiapan yang matang.
Termasuk di antaranya para jemaah calon umroh, perlu pembelakan yang mantap sebelum tiba di Tanah Suci Mekah. “Semoga proses pembangunannya sampai siap difungsikan dapat terlaksana dengan baik,” tukasnya.
Demikian juga Whorsop Industri Kecil Menengah (IKM) Songket di Silungkang, adalah sebuah fasilitas yang berperan penting dalam mendorong peningkatan perekonomian masyarakat.
Bahkan sektor UKM kini menjadi sektor strategis daerah berbasis kerakyatan. Maka berbagai program pemberdayaan UKM terus digulirkan Pemko Sawahlunto. (atn) Editor : Novitri Selvia