Dalam acara tersebut Zefnihan turut didampingi Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Sawahlunto Adri Yusman, serta sejumlah jajaran pejabat terkait lainnya.
Menurutnya, kegiatan KEN Festival 2024 diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) RI.
Ikut menampilkan salah-satu icon dari Sawahlunto, yakni Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (SISSCa). Di mana SISSCa di tahun 2024 ini masuk dalam 10 usulan event dari Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) untuk masuk dalam KEN 2024.
“Alhamdulilah, Kota Sawahlunto ikut diperhitungkan untuk memberikan kontribusi dalam even tingkat nasional ini. Semoga ke depannya Kota Sawahlunto kian dikenal dan menjadi daerah tujuan wisata Nasional,” ujar Pj.Wali Kota Sawahlunto Zefnihan.
Lebih lanjut diungkapkan Zefnihan, Kota Sawahlunto merupakan kota tua warisan dunia yang telah ditetapkan oleh Unesco. Di sini terdapat banyak bangunan bersejarah peninggalan kolonial Belanda yang semuanya hingga kini masih berdiri kokoh, serta masih dapat difungsikan dengan baik.
Ditambahkan, Kota Sawahlunto juga memiliki hamparan objek wisata geopark yang tak kalah indah, menawan. Serta didukung tempat-tempat wisata berbasis peninggalan bekas tambang zaman dulu, di antaranya yang terkenal adalah Danau Kandi.
Tak kalah hebatnya, Sawahlunto sebagai kota sejarah warisan tambang yang berbudaya memiliki kultur sosial nan heterogen, masyarakat setempat terdiri dari berbagai suku. Selama ini senantiasa hidup rukun, damai.
“Kita akan terus menggebrak berbagai program untuk menjadikan Sawahlunto lebih maju, berkembang, dan menjadi daerah tujuan wisata strategis bagi Sumatera Barat (Sumbar),” pungkas Zefnihan. (atn) Editor : Novitri Selvia