Koodinator Tim 25 Dwi Darmawati yang juga menjabat Kepala dinas DMPTSPNaker Kota Sawahlunto berkesempatan memberikan arahan di dua masjid, yakni Masjid Taqwa Kelurahan Lubang Panjang, Kecamatan Barangin pada Jumat (14/3) serta Masjid Ja'mi Nurul Huda Desa Kumbayau, Kecamatan Talawi (15/3).
Setelah sebelumnya turut mengikuti Shalat Tarawih bersama ratusan jamaah setempat, plus mendengarkan wirid pengajian/ ceramah agama dari mubaliq yang telah dipersiapkan.
Dwi Darmawati di hadapan Tokoh Masyarakat dan ratusan Jamaah Masjid Taqwa Kelurahan Lubang Panjang, Kecamatan Barangin, Jumat (14/3) mengawali sambutannya dengan penyampaian Visi dan Misi Pemerintah Kota Sawahlunto tahun 2025 - 2030.
Di mana di dalamnya mencakup berbagai program strategis pembangunan secara fisik dan non fisik, serta diikuti program perioritas berbasis kerakyatan di bawah kepemimpinan Wali Kota - Wakil Wali Kota Riyanda Putra - Jefri Hibatullah.
Semuanya bertujuan demi untuk mendorong kemajuan daerah diikuti percepatan pertumbuhan ekonomi daerah secara umum. Berbagai kekurangan yang ada selama ini akan dibenahi secara bertahap sesuai kemampuan dana APBD hingga suplay APBN.
Sebagaimana diketahui Kota Sawahlunto merupakan salah satu daerah spesifik Kota Tua Warisan Dunia atau dikenal sebagai Kota Wisata Tambang nan Berbudaya. Maka angka kunjungan wisata cukup memberikan arti penting dalam upaya percepatan pembangunan daerah, dan pemasukan dari sektor wisata turut diandalkan dalam pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Jangan heran bila berbagai event sering digelar di Kota Sawahlunto guna menyemarakkan sektor kepariwisataan. Diiringi pembenahan infratruktur, tata kelola layanan, agar pengunjung betul-betul merasa aman dan nyaman saat berada ke Sawahlunto.
Tak kalah pentingnya Kota Sawahlunto juga termasuk daerah heterogen yang menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman, serta rasa toleransi antar sesama. Tanpa mengesampingkan nilai-nilai tradisi, adat, budaya lokal.
"Mari dukung program pembangunan Kota Sawahlunto. Berbagai kekurangan akan terus dibenahi hingga kehidupan masyarakat menjadi lebih baik, maju, berkembang," terang Dwi Darmawati.
Pada kesempatan itu Dwi Darmawati juga meiuraikan tentang program 100 hari Wali Kota dan Wakil Wali Kota, di antaranya adalah proses perbaikan Jalan Simpang Napar-kandi, dan jalan dari Simpang PU - Kandi. Kemudian pemasangan dan perbaikan lampu jalan yg putus, dan pemenuhan layanan air bersih PDAM ke rumah-rumah masyarakat.
"Program pemerintahan terdahulu yang sudah baik akan terus dilanjutkan demi kemajuan Kota Sawahlunto," ujarnya pula.
Acara ini ditandai dengan penyerahan bantuan uang tunai untuk masjid sebesar Rp10.000.000 dan bingkisan kepada Pengurus dan Garim Masjid Taqwa Kelurahan Lubang Panjang, Kecamatan Barangin.
Pada Sabtu (15/3) Tim 25 Syafari Ramadhan Kota Sawahlunto mengunjungi Masjid Nurul Huda, Desa Kumbayau, Kecamaran Talawi.
Selain menyampaikan Visi dan Misi Walikota - Wakil Walikota Sawahlunto Tahun 2025-2030 serta program strategis 100 hari pimpinan daerah juga dijelaskan rencana perbaikan jalan di Kota Sawahluto dibiayai DAK sebesar Rp11 miliar.
Namun akibat adanya Inpres tentang efisiensi maka dana tersebut tidak dapat diserap. Namun karena perbaikan jalan adalah termasuk prioritas pemerintah dalam program 100 hari maka akan ada tiga ruas jalan yang akan dijerjakan.
Jalan yang akan digarap meliputi ruas jalan simpang Napar - Kandi, ruas jalan Kandi - Simpang DPUPR, dan ruas jalan Kubang - Lunto. Untuk kelancaran program pembangunan sangatlah dibutuhkan dukungan dari masyarakat.
"Mari bersinergi membangun daerah," ujarnya sebelum menyerahkan bantuan untuk Masjid Nurul Huda sebesar Rp10 juta dan bingkisan untuk gharin dan imam masjid. (atn)
Editor : Hendra Efison