Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Korban Tewas Kecelakaan Bus Miyor di Tol Palembang-Kayu Agung Dimakamkan di Sawahlunto

Arditono Padek • Jumat, 11 April 2025 | 20:41 WIB

Velgy Ramadhan, korban meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal Bus Miyor di Ruas Tol Palembang–Kayu Agung, dimakamkan di pandam pekuburan keluarga, Jumat 11 April 2025.
Velgy Ramadhan, korban meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal Bus Miyor di Ruas Tol Palembang–Kayu Agung, dimakamkan di pandam pekuburan keluarga, Jumat 11 April 2025.
PADEK.JAWAPOS.COM— Velgy Ramadhan, 29 tahun, korban meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal Bus Miyor di Ruas Tol Palembang–Kayu Agung, akhirnya dimakamkan Jumat 11 April 2025, di pandam pekuburan keluarga.

Jenazah Velgy tiba di rumah duka Desa Muaro Kalaban, Kecamatan Silungkang, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, menjelang siang dengan menggunakan ambulans dari rumah sakit di Palembang.

Tangis pilu pecah seketika saat tubuh tak bernyawa Velgy dibopong warga menuju kediaman keluarganya, yang hanya berjarak sekitar enam hingga tujuh meter dari tepi jalan.

Ratusan pelayat memenuhi halaman rumah duka. Mereka larut dalam suasana duka mendalam.

Di antara mereka hadir sejumlah tokoh masyarakat setempat yang turut menyalatkan jenazah dan mengiringi hingga ke peristirahatan terakhir di pandam pekuburan keluarga.

Velgy Ramadhan merupakan anak sulung dari tiga bersaudara. Ia belum menikah dan dikenal sebagai pribadi yang periang, ringan tangan, serta sangat dekat dengan keluarga.

Semasa hidupnya, Velgy bekerja sebagai sopir kedua sekaligus kernet Bus AKAP Miyor dengan rute Padang–Jakarta.

Dalam kecelakaan maut yang terjadi Kamis pagi, 10 April 2025, sekitar pukul 07.15 WIB itu, Velgy mengalami luka parah dan sempat terjepit di dalam badan bus yang terguling.

Nenek korban, Inyam (68), tak kuasa menahan kesedihan. Ia mengaku sangat terpukul atas kepergian cucu kesayangannya itu.

“Velgy anak baik, ampunilah dosa-dosanya ya Allah SWT,” teriaknya penuh haru saat jenazah cucunya dibopong warga ke dalam rumah.

Kepedihan keluarga makin terasa karena tidak ada firasat apapun yang ditunjukkan Velgy sebelum kepergiannya.

Beberapa hari sebelum kejadian, almarhum sempat bercanda dan tertawa hangat bersama keluarga. Ia bahkan dikenal suka berbagi setiap kali menerima gaji.

Kecelakaan tragis tersebut terjadi saat Bus Miyor dengan nomor polisi BA 7015 JAU tengah melaju dari Bukittinggi menuju Jakarta.

Diduga kehilangan kendali, bus terguling di ruas Tol Palembang–Kayu Agung. Dalam insiden itu, hanya satu korban jiwa yang tercatat meninggal dunia, yakni Velgy Ramadhan. (atn)

Editor : Hendra Efison
#Velgy Ramadhan #Korban Tewas Kecelakaan Bus Miyor #Dimakamkan di Sawahlunto #Tol Palembang Kayu Agung