Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kemenag Sawahlunto Salurkan Zakat ASN dan Siapkan Masjid Pemudik

Indra Yosef • Kamis, 12 Maret 2026 | 20:28 WIB

Kemenag Sawahlunto salurkan zakat ASN Rp84 juta kepada 140 honorer dan guru PAI, sekaligus siapkan dua masjid ramah pemudik di jalur Trans Sumatera.
Kemenag Sawahlunto salurkan zakat ASN Rp84 juta kepada 140 honorer dan guru PAI, sekaligus siapkan dua masjid ramah pemudik di jalur Trans Sumatera.
PADEK.JAWAPOS.COM—Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto menyalurkan zakat profesi Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada tenaga honorer dan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) non-ASN melalui program Tebar Harapan Ramadhan (THR), Kamis (12/3/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula Kemenag Sawahlunto itu juga disertai dengan persiapan program Masjid Ramah Pemudik untuk mendukung arus mudik Idul Fitri 1447 H.

Penyaluran zakat tersebut dipimpin langsung Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto Dr. H. Dedi Wandra, M.A.

Zakat ASN Disalurkan kepada 140 Penerima

Dedi Wandra menjelaskan zakat profesi yang berhasil dihimpun dari ASN di lingkungan Kemenag Sawahlunto mencapai Rp84 juta.

Dana tersebut kemudian disalurkan kepada 140 tenaga honorer dan guru PAI non-ASN di lingkungan Kementerian Agama setempat.

Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp600 ribu.

Bantuan tersebut terdiri dari Rp400 ribu dalam bentuk uang tunai serta Rp200 ribu dalam bentuk paket kebutuhan pokok.

Paket tersebut berisi mukenah dan sejumlah kebutuhan pokok harian.

“Kami berbagi bagaimana membahagiakan para honorer dan guru PAI non ASN di Hari Raya Idul Fitri 1447 H ini dengan cara mengumpulkan zakat dari ASN di lingkungan Kemenag sendiri. Alhamdulillah total terkumpul Rp84 juta,” ujar Dedi Wandra.

Program ini dilaksanakan menjelang Idul Fitri sebagai bentuk kepedulian terhadap tenaga honorer dan guru PAI non-ASN di lingkungan Kementerian Agama.

Program Masjid Ramah Pemudik

Selain menyalurkan zakat, Kementerian Agama juga menjalankan program Masjid Ramah Pemudik untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama arus mudik Lebaran.

Melalui program ini, lebih dari 300 masjid di Sumatera Barat disiapkan sebagai tempat singgah bagi para pemudik yang melintas di jalur Trans Sumatera.

Masjid-masjid tersebut berada di sepanjang jalur utama dari Kota Padang hingga perbatasan Sumatera Barat–Jambi di Kabupaten Dharmasraya.

Program ini merupakan inisiatif Kementerian Agama untuk menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat pelayanan umat sekaligus tempat singgah bagi para musafir.

Dua Masjid Disiapkan di Sawahlunto

Di wilayah Kota Sawahlunto, terdapat dua masjid yang disiapkan sebagai lokasi singgah pemudik.

Kedua masjid tersebut berada di jalur Trans Sumatera, yaitu Masjid Raya Al Falah di Desa Muaro Kalaban dan Masjid Raya Silungkang di Desa Silungkang Tigo.

“Kedua masjid ini akan membuka layanan selama 24 jam sehingga pemudik bisa beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan,” kata Dedi Wandra.

Untuk mendukung program tersebut, Kemenag Sawahlunto telah berkoordinasi dengan pengurus masjid, Polres Sawahlunto, serta pihak terkait lainnya.

Pengurus masjid diminta menyiapkan berbagai fasilitas bagi pemudik.

Fasilitas tersebut antara lain area istirahat, tempat ibadah, toilet bersih, air bersih, air minum, serta pengamanan di lingkungan masjid dan area parkir.

Selain itu, juga disediakan fasilitas pengisian daya telepon seluler dan pusat informasi perjalanan bagi para pemudik.

Program yang digagas Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama ini diharapkan dapat memberikan layanan singgah yang aman dan nyaman bagi masyarakat selama perjalanan mudik dan arus balik Lebaran.

“Pelayanan ini sudah dikoordinasikan dengan Polres Sawahlunto dan pengurus masjid. Ini menunjukkan kesiapan masyarakat dalam membantu kelancaran perjalanan pemudik,” ujar Dedi Wandra.(*)

Editor : Hendra Efison
#program Tebar Harapan Ramadhan #mudik Trans Sumatera masjid singgah #zakat ASN Kemenag Sawahlunto #Masjid Ramah Pemudik Sumbar