Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Penulis Prancis Juara Lomba Esai Sejarah Sawahlunto 2026, Kalahkan 348 Peserta

Indra Yosef • Kamis, 16 April 2026 | 11:01 WIB
(DOKUMENTASI PRIBADI)
(DOKUMENTASI PRIBADI)

PADEK.JAWAPOS.COM--Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat resmi mengumumkan pemenang lomba menulis esai sejarah Sawahlunto tahun 2026, Rabu (15/4/2026). Kompetisi ini mengangkat tema pemeran dan pelaku sejarah Sawahlunto dalam rentang waktu 1858 hingga 2013.

Lomba tersebut menarik perhatian luas dengan total 348 peserta, termasuk dari kalangan internasional seperti Prancis, Universitas Al Azhar, Inggris, hingga Nanyang Technological University.

Juara pertama diraih Leendert Christian Kranendong, penulis asal Amsterdam yang kini bermukim di Prancis. Ia memenangkan lomba melalui esai berjudul “Reinier de Heer: Sosok di Balik Kejayaan Pertambangan Ombilin di Awal Abad ke-20” dengan nilai tertinggi 260.

Posisi kedua ditempati Fikrul Hanif Sufyan dengan nilai 252 melalui esai tentang tokoh Soeleiman Labai dari Silungkang. Sementara itu, juara ketiga diraih Fendy Suhartanto dengan nilai 251 melalui tulisan mengenai dokter Moh. Saleh Mangundiharjo.

Baca Juga: Langit dan Batas Kedaulatan

Untuk kategori juara harapan, posisi pertama diraih Eci FE dengan esai tentang Ratna Asmara, disusul Agustina Rahmawati yang mengangkat tokoh Adinegoro. Sementara juara harapan ketiga diraih pelajar MAN Barangin Sawahlunto, Yumma Afifah Putri, dengan esai tentang Amir Jamin.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumbar, Jumaidi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Forum Pegiat Literasi Adinegoro (FPLA) Sawahlunto, serta didukung anggota DPRD Sumbar.

“Ini adalah bagian dari gerakan literasi untuk menggali dan memperkaya narasi sejarah nasional, khususnya perjalanan panjang Sawahlunto sebagai kota tambang batubara Ombilin,” ujarnya.

Baca Juga: Halal Bihalal Sekber, Wartawan Perkuat Silaturahmi dan Soliditas Organisasi

Selain lomba esai, panitia juga merencanakan seminar nasional tentang tokoh pers Djamaluddin Adinegoro yang akan digelar di Saka Ombilin Heritage pada 29 April 2026.

Ketua FPLA Sawahlunto, Indra Yosef D, menjelaskan bahwa proses penilaian dilakukan secara ketat oleh dewan juri bersama Muhammad Subhan dan Yurnaldi Paduka Raja.

Penilaian mencakup keaslian karya, kelengkapan data, serta larangan plagiarisme dan penyalahgunaan teknologi. Selain itu, karya harus memenuhi unsur jurnalistik 5W+1H serta berbasis fakta sejarah yang valid.

Baca Juga: Dorong Ekonomi Daerah, Mentawai Siap Sambut Porprov Sumbar 2026

Dengan tingginya partisipasi dan kualitas karya, lomba ini dinilai sukses menjadi wadah pengembangan literasi sekaligus memperkuat dokumentasi sejarah lokal Sawahlunto di tingkat nasional hingga internasional. (*)

Editor : Adetio Purtama
#penulis prancis #Lomba Esai Sejarah Sawahlunto 2026