Staf Bisnis Inkubasi Non Semen Yelmi Arya Putra menjelaskan, berbagai keuntungan menggunakan Sepablock dibandingkan material lain di antaranya, biaya pembangunan rumah tipe 36 subsidi lebih hemat 10 persen dibandingkan menggunakan material bata merah.
‘’Penghematan tersebut karena kolom dan balok dinding Sepablock dibangun bersamaan dengan dinding, tidak perlu diplester dan diaci, dan juga durasi pengerjaannya lebih cepat,’’ ujar Yelmi Arya Putra, Kamis (21/12).
Dinding rumah Sepablock dapat langsung dicat atau di-coating, sehingga hemat dan ekonomis. Kemudian, menggunakan Sepablock membuat rumah menjadi jauh lebih estetik dan kekinian, atau enak dipandang.
Menggunakan Sepablock, akan membuat ruangan di dalam rumah atau bangunan menjadi lebih sejuk. Sebab Sepablock memiliki lubang-lubang untuk melepaskan panas yang terisolasi di dalam ruangan.
Sepablock ramah gempa, karena pasangan Sepablock saling mengikat, sehingga tetap kokoh selama terjadi gempa. Bahkan, dari pengujian siklik atau ujian literal dorong dan tarik di PUPR, dinyatakan bahwa produk Sepablock sudah masuk ke kategori ramah gempa. Sepablock ini juga ramah lingkungan, permukaan yang halus dan presisi.
Sepablock telah digunakan di beberapa daerah di Sumbar, seperti Pasaman Barat, di Arosuka, Kabupaten Solok, di Payakumbuh, dan juga di kawasan Bandar Internasional Minangkabau (BIM). Di Pasaman Barat, ada 50 unit rumah subsidi yang dibangun menggunakan Sepablock.
Hal ini dibenarkan oleh Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan Iskandar Z Lubis, dan menambahkan bahwa, untuk pemasangan Sepablock, PT Semen Padang bekerja sama dengan PNP.
“Kami pernah melakukan pelatihan tukang bekerja sama dengan Politeknik Negeri Padang untuk pembangunan rumah korban gempa di Pasaman Barat 2022 lalu,” kata Iskandar.(*) Editor : Hendra Efison