“Penetapan itu juga menegaskan perannya sebagai tonggak penting dalam sejarah perubahan budaya bangunan di negeri ini. Tidak hanya itu, arsip Pabrik Indarung I juga telah memperoleh pengakuan internasional dan nasional,” ujar Dirut PT Semen Padang, Indrieffouny Indra, saat menerima kunjungan Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, Kamis (19/12/202).
Ia menyampaikan bahwa pihaknya sangat bersyukur dan bangga bahwa Pabrik Indarung I telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 54/M/2023, yang ditandatangani pada 27 Februari 2023.
"Pada 8 Mei 2024, arsip Pabrik Indarung I ini ditetapkan sebagai Memory of the World Asia Pacific (MOWCAP), setelah sebelumnya diakui sebagai Memori Kolektif Bangsa (MKB) oleh Arsip Nasional Republik Indonesia pada 23 Mei 2023. Pengakuan ini menjadi bukti betapa pentingnya Pabrik Indarung I dalam perjalanan sejarah, sosial, dan budaya bangsa Indonesia," kata Arif sapaan akrab Indrieffouny.
Dan sebagai bagian dari upaya untuk melestarikan Pabrik Indarung I sebagai situs bersejarah, PT Semen Padang saat ini sedang mempersiapkan surat resmi kepada Balai Pelestarian Nilai Budaya Sumatera Barat untuk meminta pembuatan Rencana Induk Pelestarian Pabrik Indarung I.
"Kami mohon dukungan dari Bapak Menteri untuk Percepatan pembuatan dokumen Rencana Induk Pelestarian (RIP) beserta penganggarannya. Kami percaya bahwa rencana induk ini akan menjadi langkah penting dalam memastikan pelestarian Pabrik Indarung I sebagai warisan budaya yang dapat dinikmati oleh generasi mendatang," ujar Arif.
PT Semen Padang, sebutnya, menyadari sepenuhnya bahwa Pabrik Indarung I tidak hanya mencerminkan perjalanan industri persemenan di Indonesia, tetapi juga menjadi saksi bisu transformasi sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Sumbar. Sebagai tempat pembelajaran bagi para ahli persemenan, Pabrik Indarung I telah memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan bangsa.
"Untuk itu, kami mengajak semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun akademisi, untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan situs bersejarah ini. Mari kita jadikan Pabrik Indarung I sebagai pusat edukasi dan inspirasi bagi generasi muda, sehingga nilai-nilai sejarah dan budaya yang terkandung di dalamnya tetap terjaga," pungkas Arif. (*)
Editor : Hendra Efison