Kesepakatan yang ditandatangani di Wisma Indarung ini dinilai sebagai kelanjutan dari sinergi yang telah dibangun sebelumnya, terutama pada sektor UMKM, konservasi ikan bilih, dan pemanfaatan Kaliandra sebagai sumber biomassa.
Dokumen ditandatangani oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dan Plt Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, disaksikan jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumbar serta manajemen Semen Padang.
Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi menyampaikan bahwa Sumatera Barat terus menguatkan komitmen menuju provinsi hijau (green province) melalui pengembangan energi bersih dan praktik industri berkelanjutan.
Saat ini, kontribusi energi bersih di Sumbar telah mencapai 30 persen dari total kebutuhan energi, dengan 50 persen di antaranya berasal dari listrik.
“Kesepakatan ini menegaskan arah kita untuk menjadikan Sumbar sebagai green province. Kami mendorong pemanfaatan bahan bakar alternatif dari limbah seperti Kaliandra, sampah, dan limbah sawit. Ini bukan sekadar solusi industri, tetapi juga peluang untuk pemberdayaan masyarakat,” ujar Mahyeldi.
Ia menyatakan optimisme bahwa dukungan dari sektor industri, khususnya PT Semen Padang, akan mempercepat tercapainya target pembangunan berkelanjutan di daerah.
“Keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat harus berjalan beriringan. Semoga Semen Padang terus berkembang dan memberi kontribusi nyata bagi Sumbar,” tambahnya.
Kesepakatan ini juga diharapkan menjadi katalisator terwujudnya ekosistem pembangunan berkelanjutan yang menyatukan kepentingan lingkungan, ekonomi, dan sosial.
Dengan semakin meningkatnya tuntutan global terhadap produk industri yang ramah lingkungan, kerja sama ini turut memperkuat daya saing industri semen nasional.
Selain itu, penandatanganan kerja sama ini merupakan bentuk dukungan nyata sektor industri terhadap program unggulan Gubernur Sumbar, “Gerak Cepat Sumbar Sejahtera”.
Melalui pemanfaatan energi alternatif berbasis limbah serta penguatan ekonomi sirkular di tingkat akar rumput, PT Semen Padang berperan aktif dalam mempercepat transisi energi bersih dan menjawab tantangan keberlanjutan secara kolaboratif.(*)
Editor : Hendra Efison