“PT Semen Padang bukan sekadar mitra, tapi bagian dari solusi. Kami harap langkah ini dapat diikuti perusahaan lain,” ujar Mardalena dalam kegiatan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Bangga Kencana dan Quick Win BKKBN di Auditorium Gubernuran Sumbar, Rabu (30/7).
Ia menegaskan bahwa upaya meraih Bonus Demografi 2045 membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk peran aktif dunia usaha. Menurutnya, pembangunan generasi unggul tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi seluruh elemen bangsa.
Sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PT Semen Padang kembali menyalurkan bantuan senilai Rp80,5 juta untuk mendukung penurunan angka stunting.
Bantuan ini ditujukan kepada sembilan ibu hamil dengan kondisi Kurang Energi Kronik (KEK) di Kecamatan Lubukkilangan, Lubukbegalung, dan Pauh.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis, kepada Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar, Mardalena Wati Yulia. Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Kepala Bappeda Sumbar Medi Iswandi yang mewakili Gubernur Sumbar Mahyeldi.
Program OTA Genting merupakan bagian dari pilar strategis TJSL PT Semen Padang yang mendukung pembangunan berkelanjutan, terutama di bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Komitmen perusahaan dalam penanggulangan stunting telah dimulai sejak 2022 melalui kampanye “Perang Melawan Stunting”.
Kampanye tersebut mencakup berbagai kegiatan seperti edukasi gizi, pemberian makanan tambahan, pemantauan balita, hingga pembinaan Posyandu.
Seluruh program sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang dipimpin Gubernur Mahyeldi dan Wakil Gubernur Vasko Ruseimy dalam mewujudkan Sumbar Sehat.
Dukungan sektor swasta seperti yang dilakukan PT Semen Padang dinilai menjadi bagian penting dalam pencapaian target pembangunan kesehatan masyarakat, khususnya percepatan penurunan stunting yang masih menjadi tantangan besar di berbagai daerah.(*)
Editor : Hendra Efison