Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Semen Padang Jadikan Hari Lahir Pancasila Momentum Perkuat Persatuan di Tengah Tantangan Global

Hendra Efison • Selasa, 2 Juni 2026 | 15:45 WIB
Ratusan karyawan PT Semen Padang mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Plaza Kantor Pusat PT Semen Padang, Senin (1/6/2026).
Ratusan karyawan PT Semen Padang mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Plaza Kantor Pusat PT Semen Padang, Senin (1/6/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM—Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di PT Semen Padang tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga momentum untuk menegaskan kembali pentingnya nilai persatuan, kemanusiaan, dan gotong royong dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks. Pesan tersebut mengemuka dalam upacara yang diikuti ratusan karyawan perusahaan di Lapangan Plaza Kantor Pusat PT Semen Padang, Senin (1/6/2026).

Mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", kegiatan tersebut dipimpin Direktur Keuangan PT Semen Padang, Iskandar Z. Lubis, yang bertindak sebagai pembina upacara. Dalam kesempatan itu, ia membacakan pidato resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi.

Pesan utama yang disampaikan menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar negara, tetapi juga menjadi panduan moral dalam menghadapi berbagai perubahan sosial, ekonomi, dan geopolitik yang terjadi di tingkat global.

Baca Juga: Dua Karateka Sumbar Perkuat Tim Indonesia di Ajang Internasional, FORKI Siapkan Bonus Prestasi

Pancasila Tetap Relevan di Tengah Perubahan Zaman

Dalam pidato tersebut disebutkan bahwa Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan yang terus berkembang, mulai dari percepatan transformasi digital, perubahan ekonomi dunia, hingga meningkatnya ketegangan geopolitik di berbagai kawasan.

Di tengah situasi tersebut, Pancasila dinilai tetap relevan sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya menjadi pedoman dalam menjaga keseimbangan antara kemajuan dan keberagaman yang dimiliki Indonesia.

"Peringatan Hari Lahir Pancasila adalah momen untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia. Pancasila telah membuktikan diri sebagai bintang penuntun yang mampu menjaga Indonesia tetap berdiri tegak di tengah berbagai tantangan zaman," kata Iskandar saat membacakan pidato Kepala BPIP.

Indonesia sendiri dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat keberagaman yang tinggi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Dalam Negeri menunjukkan Indonesia memiliki lebih dari 17 ribu pulau serta ratusan kelompok etnis dan bahasa daerah yang hidup berdampingan dalam satu negara.

Baca Juga: Kintani Putri Meriahkan Pembukaan DCL 2026, Dharmasraya Padukan Olahraga dan Hiburan dalam Satu Panggung

Kondisi tersebut menjadikan Pancasila sebagai instrumen penting dalam menjaga kohesi sosial di tengah keberagaman masyarakat.

Dari Persatuan Bangsa hingga Perdamaian Dunia

Selain menjadi perekat nasional, Pancasila juga dipandang memiliki relevansi dalam konteks hubungan internasional. Nilai kemanusiaan, musyawarah, dan keadilan sosial yang terkandung dalam lima sila dianggap sejalan dengan upaya menciptakan perdamaian global.

Dalam pidato BPIP disebutkan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut menjaga ketertiban dunia sebagaimana tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Peran tersebut selama ini diwujudkan melalui berbagai kontribusi Indonesia di forum internasional, termasuk keterlibatan pasukan perdamaian di bawah misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan partisipasi dalam berbagai upaya penyelesaian konflik secara damai.

"Dunia perlu melihat bahwa perdamaian bukan sekadar ketiadaan perang, tetapi juga hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia," demikian salah satu pesan dalam pidato Kepala BPIP yang dibacakan pada upacara tersebut.

Baca Juga: Penggerebekan di Kampungtangah, Pengedar Dibekuk, 6 Paket Sabu Disita

Pesan itu sekaligus menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya relevan untuk kehidupan domestik, tetapi juga dapat menjadi referensi dalam membangun hubungan antarbangsa yang lebih harmonis.

Generasi Muda Didorong Menghidupkan Nilai Pancasila

Perhatian khusus juga diberikan kepada generasi muda yang akan menjadi penerus pembangunan nasional. Dalam pidato tersebut, kaum muda diingatkan agar tidak memandang Pancasila hanya sebagai simbol negara atau materi pelajaran yang dipelajari di sekolah.

Sebaliknya, nilai-nilai Pancasila didorong untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia pendidikan, pekerjaan, penggunaan teknologi, hingga interaksi sosial di ruang digital.

Menurut BPIP, kemajuan teknologi dan pembangunan ekonomi yang berlangsung cepat memerlukan fondasi moral yang kuat agar dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Karena itu, generasi muda diharapkan mampu menjadikan nilai gotong royong, toleransi, keadilan, dan penghormatan terhadap sesama sebagai bagian dari perilaku sehari-hari.

"Jangan biarkan nilai-nilai luhur Pancasila hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks dalam buku sejarah. Jadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus menginspirasi tindakan nyata," demikian pesan yang disampaikan dalam pidato tersebut.

Baca Juga: Padang Bidik Predikat Swasti Saba Wistara 2027, Fadly Amran Minta Seluruh OPD Perkuat Kolaborasi

Komitmen Kebangsaan di Lingkungan Perusahaan

Bagi PT Semen Padang, peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai kebangsaan di lingkungan kerja. Kehadiran ratusan karyawan dalam upacara tersebut menunjukkan komitmen perusahaan untuk terus menanamkan semangat persatuan, integritas, dan tanggung jawab sosial sebagai bagian dari budaya kerja.

Iskandar mengajak seluruh peserta upacara untuk menjaga semangat kebangsaan dan menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

"Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di republik yang kita cintai," ujarnya.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, PT Semen Padang menegaskan bahwa nilai-nilai dasar bangsa tetap memiliki peran penting dalam menghadapi perubahan zaman. Di tengah perkembangan dunia yang semakin dinamis, Pancasila dinilai tetap menjadi fondasi yang menjaga persatuan bangsa sekaligus mengarahkan Indonesia untuk berkontribusi dalam mewujudkan perdamaian dunia.(*)

Editor : Hendra Efison
#Pancasila Pemersatu Bangsa #Hari Lahir Pancasila 2026 #pt semen padang #bpip