Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

PT Semen Padang Siapkan Sertifikasi Emisi Karbon untuk Perkuat Pasar Ekspor

Hendra Efison • Rabu, 10 Juni 2026 | 11:36 WIB
Direktur Operasi PT Semen Padang, Andria Delfa (tiga kanan), bersama tamu undangan Bimtek Kuantifikasi dan Pelaporan Emisi GRK Tingkat Organisasi yang berlangsung di Wisma Indarung pada 9-11 Juni 2026.
Direktur Operasi PT Semen Padang, Andria Delfa (tiga kanan), bersama tamu undangan Bimtek Kuantifikasi dan Pelaporan Emisi GRK Tingkat Organisasi yang berlangsung di Wisma Indarung pada 9-11 Juni 2026.

WISMA INDARUNG, PADEK.JAWAPOS.COM– PT Semen Padang mulai mempersiapkan sertifikasi emisi gas rumah kaca (GRK) berbasis standar internasional ISO 14064 sebagai langkah memperkuat daya saing produk di pasar ekspor yang semakin menuntut pemenuhan aspek keberlanjutan.

Upaya tersebut ditandai dengan penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kuantifikasi dan Pelaporan Emisi GRK Tingkat Organisasi yang berlangsung di Wisma Indarung pada 9-11 Juni 2026.

Direktur Operasi PT Semen Padang, Andria Delfa, mengatakan kebutuhan sertifikasi emisi kini menjadi perhatian utama dalam perdagangan global, termasuk bagi industri semen yang mulai menghadapi tuntutan transparansi pengelolaan lingkungan dari mitra bisnis internasional.

Baca Juga: Transformasi Jaringan Telekomunikasi Indonesia Memasuki Era AI, Integrasi 5G dan Kecerdasan Buatan Kian Dipercepat

Menurut dia, hal itu dirasakan langsung oleh PT Semen Padang dalam pengembangan pasar ekspor, termasuk untuk produk semen tipe 52,5 N yang dipasarkan ke Reunion Island.

"Dalam komunikasi dengan mitra bisnis internasional, kami diminta menunjukkan komitmen pengendalian emisi melalui penerapan standar ISO 14064. Ini menunjukkan bahwa aspek keberlanjutan sudah menjadi bagian penting dalam proses bisnis," ujar Andria saat membuka kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan, perusahaan selama ini telah melakukan penghitungan emisi menggunakan metodologi yang berlaku di industri semen. Namun, sertifikasi berdasarkan ISO 14064 diperlukan agar data emisi yang dimiliki perusahaan memperoleh pengakuan yang lebih luas di tingkat internasional.

Baca Juga: Dari PKH hingga Atensi, Ini 6 Program Kemensos yang Jadi Andalan Perlindungan Sosial 2026

Standar ISO 14064 merupakan acuan global yang digunakan untuk mengukur, memverifikasi, dan melaporkan emisi gas rumah kaca secara sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan. Sertifikasi ini semakin banyak diterapkan perusahaan yang ingin memperluas akses pasar dan memenuhi tuntutan rantai pasok global yang berorientasi pada keberlanjutan.

Bimtek tersebut menghadirkan narasumber dari Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kulit, Karet, dan Plastik, yakni Iwan Fajar Pahlawan dan Eko Sulistyo Wibowo. Peserta berasal dari berbagai unit kerja yang akan terlibat dalam proses penghitungan, evaluasi, hingga pelaporan emisi karbon perusahaan.

Andria berharap pelatihan ini dapat memperkuat kompetensi sumber daya manusia PT Semen Padang dalam mendukung proses sertifikasi emisi dan berbagai program lingkungan perusahaan.

Baca Juga: Intake Palukahan Dikuras, Ini Pelanggan Terdampak

Menurut dia, persaingan industri semen saat ini tidak lagi hanya ditentukan oleh kualitas produk dan harga, tetapi juga oleh kemampuan perusahaan memenuhi standar keberlanjutan yang diakui secara global.

"Pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan ini diharapkan dapat diimplementasikan untuk mendukung berbagai inisiatif perusahaan ke depan. Aspek keberlanjutan menjadi salah satu faktor yang mampu meningkatkan daya saing produk sekaligus membuka peluang pasar ekspor yang lebih luas," katanya.

Selain mendukung ekspansi bisnis, penguatan sistem pelaporan emisi juga menjadi bagian dari komitmen PT Semen Padang dalam mencapai target Environmental, Social, and Governance (ESG) serta memperkuat transformasi industri semen yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.(*)

Editor : Hendra Efison
#ISO 14064 #ekspor semen Indonesia #pt semen padang #ESG #Emisi GRK