Dukung 813 Huntap, Produksi Sepablock Semen Padang Naik Jadi 200 Unit

Hendra Efison • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:01 WIB
Rombongan Staf Ahli Menteri PKP Tedy Siagian foto bersama usai meninjau rumah contoh berbasis teknologi Sepablock Semen Padang, Selasa (11/8/2026).
Rombongan Staf Ahli Menteri PKP Tedy Siagian foto bersama usai meninjau rumah contoh berbasis teknologi Sepablock Semen Padang, Selasa (11/8/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM— PT Semen Padang meningkatkan kapasitas produksi Sepablock dari kebutuhan 120 unit menjadi 200 unit rumah tipe 36 per bulan untuk mendukung pembangunan 813 hunian tetap korban bencana di Sumatera Barat.

Peningkatan kapasitas tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan huntap yang akan dilaksanakan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) pada 2026. Pembangunan 813 unit huntap itu tersebar di Kota Padang, Kabupaten Agam, Kabupaten Lima Puluh Kota, dan Kabupaten Pesisir Selatan.

Kepala Departemen Bisnis Inkubasi Nonsemen & Produk Turunan PT Semen Padang Ridwan Mukhtar mengatakan perusahaan telah menyiapkan stok Sepablock yang cukup untuk pembangunan sekitar 300 unit rumah.

Dengan stok yang tersedia dan tambahan kapasitas produksi tersebut, PT Semen Padang optimistis kebutuhan Sepablock untuk pembangunan 813 huntap dapat dipenuhi secara bertahap hingga November 2026.

“Insyaallah, bulan ini kapasitas produksi Sepablock akan kami tingkatkan dari kebutuhan 120 unit menjadi 200 unit rumah tipe 36 per bulan. Peningkatan kapasitas ini dilakukan agar PT Semen Padang dapat memenuhi kebutuhan pembangunan huntap oleh Kementerian PKP,” ujar Ridwan.

Rencana penggunaan Sepablock tersebut diketahui saat Staf Ahli Menteri PKP Tedy Siagian mengunjungi PT Semen Padang, Selasa (11/8/2026). Dalam kunjungan itu, Tedy melihat langsung rumah contoh yang dibangun menggunakan teknologi Sepablock.

Kunjungan tersebut juga bertujuan memastikan dukungan PT Semen Padang, sebagai anak perusahaan SIG, dalam penyediaan Sepablock untuk pembangunan huntap. Teknologi tersebut menjadi penerapan perdana dalam program penanganan pascabencana.

Tedy menilai rumah contoh Sepablock memiliki desain dan konstruksi yang menarik serta relatif mudah diterapkan. Kemudahan dan efisiensi waktu menjadi pertimbangan karena pembangunan hunian tetap akan dilakukan dalam jumlah besar.

“Kami berharap produk anak bangsa dari PT Semen Padang ini dapat terus dikembangkan dan menjadi andalan ke depan. Dengan teknologi ini, diharapkan dapat dibangun rumah yang ramah gempa serta memiliki tata udara, pencahayaan, sirkulasi udara, dan sistem proteksi kebakaran yang baik,” kata Tedy.

Menurut Tedy, percepatan pembangunan juga harus diikuti kesiapan tenaga kerja yang memahami teknik pemasangan Sepablock sesuai standar. Karena itu, dukungan pelatihan bagi tenaga kerja diperlukan agar proses pembangunan dapat berjalan dengan baik.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino mengatakan perusahaan berkomitmen mendukung program pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana melalui penyediaan produk dan teknologi konstruksi.

“PT Semen Padang berkomitmen mendukung program pemerintah dalam percepatan pemulihan pascabencana, khususnya melalui penyediaan produk dan teknologi konstruksi yang berkualitas. Sepablock merupakan salah satu inovasi yang kami kembangkan untuk menjawab kebutuhan pembangunan rumah yang efisien, berkualitas, dan sesuai dengan karakteristik wilayah Sumatera Barat,” kata Win.(*)

Editor : Hendra Efison
produksi Sepablock Semen Padang kapasitas Sepablock 813 huntap Sumbar huntap korban bencana Kementerian PKP