WHRPG Semen Padang Hasilkan 5–6 MW, Penuhi hingga 17,2 Persen Kebutuhan Listrik

Hendra Efison • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 15:16 WIB
Anggota DEN Satya Widya Yudha meninjau penerapan WHRPG di ruang Central Control Room (CCR) WHRPG Pabrik Indarung V PT Semen Padang, Kamis (27/8/2026).
Anggota DEN Satya Widya Yudha meninjau penerapan WHRPG di ruang Central Control Room (CCR) WHRPG Pabrik Indarung V PT Semen Padang, Kamis (27/8/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM— Waste Heat Recovery Power Generation (WHRPG) di Pabrik Indarung V PT Semen Padang mampu menghasilkan listrik sekitar 5 hingga 6 megawatt (MW). Produksi listrik tersebut berkontribusi 14,4 persen hingga 17,2 persen terhadap kebutuhan listrik pabrik yang mencapai sekitar 34,8 MW.

Kemampuan tersebut menjadi salah satu bentuk penerapan efisiensi energi di lingkungan PT Semen Padang.

Teknologi WHRPG memanfaatkan panas buang dari proses produksi semen untuk dikonversi menjadi energi listrik.

Direktur Operasi PT Semen Padang Andria Delfa mengatakan pemanfaatan WHRPG memberikan kontribusi signifikan terhadap pengurangan konsumsi listrik eksternal Pabrik Indarung V.

"Ini tentunya memberikan manfaat yang cukup besar bagi operasional perusahaan, terutama dalam mendukung efisiensi penggunaan energi. Kami terus berupaya agar pemanfaatan energi di lingkungan PT Semen Padang semakin optimal," ujarnya.

Andria menjelaskan, kapasitas produksi listrik WHRPG dapat mencapai 8,5 MW apabila sistem tersebut beroperasi secara penuh.

Dengan kapasitas tersebut, kontribusinya terhadap kebutuhan listrik pabrik berada pada 24,4 persen.

Pemanfaatan WHRPG menjadi bagian dari upaya PT Semen Padang mengoptimalkan penggunaan energi sekaligus menjaga keberlanjutan operasional dan daya saing industri.

Menurut Andria, efisiensi energi tidak hanya berkaitan dengan pengurangan konsumsi listrik.

Pengembangan dan optimalisasi teknologi energi juga menjadi perhatian manajemen perusahaan.

Kunjungan Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Republik Indonesia Satya Widya Yudha ke PT Semen Padang pada Kamis (27/8/2026) turut membahas penerapan WHRPG di Pabrik Indarung V.

Satya menilai pemanfaatan teknologi panas buang menjadi energi listrik merupakan langkah positif dalam mendukung agenda ketahanan energi.

"Terima kasih atas sambutan dari manajemen PT Semen Padang. Ini merupakan hal yang baik dalam mendukung ketahanan energi," ujar Satya.

Penerapan WHRPG di PT Semen Padang merupakan hasil kerja sama Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perindustrian dengan Pemerintah Jepang melalui New Energy and Industrial Technology Development Organization (NEDO) Jepang sejak 2011.(*)

Editor : Hendra Efison
WHRPG Semen Padang WHRPG Indarung V efisiensi energi Semen Padang listrik Pabrik Indarung V ketahanan energi