Pada kunjungan ini, Febri Hendri Antoni Arief disambut baik oleh seluruh masyarakat, Wali Nagari Koto Gaek Guguak Mardi Henderson dan kelompok tani yang juga turut hadir pada kunjungan stafsus Kemenperin RI tersebut.
Dalam hal ini, masyarakat terutama kelompok tani mengeluhkan perihal harga produk pertanian yang anjlok sehingga cenderung membuat para petani merugi.
"Masyarakat mengeluhkan perihal
harga pertaniannya yang anjlok. Di mana tentunya hal ini merugikan para petani itu sendiri, sehingga saat saya melakukan kunjungan masyarakat cenderung mengeluhkan hal yang sama," jelasnya.
Selain itu, ia juga akan mengatasi permasalahan irigasi sawah untuk warga yang merasa pengairan sangat sulit di sawah mereka.
"Kemudian keluhannya juga mengenai irigasi sawah, kita akan atasi hal ini ke depan," tuturnya.
Ia menjelaskan kepada masyarakat, di Jawa pada umumnya sudah mengalami musim panen, sehingga secara tidak langsung beras yang ada di Jawa juga masuk ke Sumbar. Sehingga harga menjadi menurun ketika di Kabupaten Solok, panen.
Ia menjelaskan sirkular ekonomi bagaimana masyarakat seperti minyak jelantah dan sabuk kelapa dapat merusak lingkungan agar dikumpulkan dan akan dijemput tim.
"Kemudian akan diganti dengan produk lain agar mereka bisa memanfaatkan produk yang kita berikan dan dapat menjaga lingkungan juga," jelasnya.
Ia menegaskan kepada masyarakat agar menjadi pemilih yang cerdas dengan menjelaskan 3 fungsi DPR agar masyarakat tahu siapa caleg yang dipilih jangan mau disogok dan lihat dari pengalaman mereka. Tiga fungsi itu akan berdampak pada masyarakat langsung.
Terakhir, Wali Nagari Koto Gaek Guguak Mardi Henderson mengatakan ucapan syukur di wilayah mereka kedatangan pemerintah dari pusat secara langsung.
"Alhamdulillah bapak dari pusat mendengarkan aspirasi dan keluhan kita dan juga kita ucapkan terima kasih apabila nanti bapak dengan senang hati dapat mengatasi permasalahan irigasi sawah warga yang kini tengah menjadi prioritas," harapnya. (*) Editor : Hendra Efison