“Dalam forum ini, kita menampung aspirasi seluruh unsur, termasuk Puskesmas, melalui dialog diskusi, terhadap keluhan, kritik dan saran antara penyelenggara layanan publik dengan publik sebagai bahan evaluasi agar RSUD Arosuka lebih baik lagi,” ujar Direktur RSUD Arosuka, Indra Jones.
Ia menjelaskan, Forum tersebut bertujuan untuk memperoleh pemahaman hingga solusi, tindak lanjut, kritik dan saran. Maka diberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan dan memberikan saran dan kritikan sebagai bahan evaluasi agar lebih maksimal lagi.
Dijelaskan RSUD Arosuka akan terus berbenah demi meningkatkan pelayanan yang lebih optimal lagi. Saat ini RSUD Arosuka sudah ter-Akreditasi Paripurna. Di mana predikat ini diberikan berdasarkan penilaian terhadap manajemen mutu dan keselamatan pasien yang diterapkan di Faskes tingkat pertama.
“Seperti saat ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) terus berkomitmen memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat. Salah satunya dengan memudahkan pendaftaran pasien secara online dan juga termasuk lahan parkir kendaraan,” tambahnya.
Menurutnya, pendaftaran pasien nantinya juga dapat dilakukan secara online atau antrean online. Sehingga masyarakat mendapatkan kepastian saat melakukan pendaftaran dan pelayanan fasilitas kesehatan di RSUD Arosuka dan juga nantinya dengan aplikasi ini, setelah pasien diperiksa kebutuhan obat pasien tersebut juga akan langsung terkoneksi ke Apotik. Sehingga tidak perlu antre lagi.
"Tujuan dari aplikasi ini agar pasien tidak lagi harus bolak-balik dan antri begitu lama. Kami akan terus berbenah untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu Dirut RSUD Arosuka menegaskan akan terus meningkatkan pelayanan RSUD Arosuka dan membuka ruang seluas-luasnya kepada masyarakat dan peserta Forum Konsultasi Publik untuk memberikan saran serta kritik.
Dirut mengimbau kepada masyarakat untuk mengurus Jaminan Kesehatan melalui BPJS Kesehatan. Sehingga jika terjadi risiko tinggi terhadap kesehatan, maka masyarakat akan terjamin untuk penanganan lebih lanjut.(frk) Editor : Novitri Selvia