Insiden tabrakan frontal antara dua mobil pikap ini menyebabkan salah satu sopirnya tewas di tempat dan satu lainnya luka-luka.
Kecelakaan melibatkan Suzuki Pikap BA 8802 RP yang dikemudikan Kamidir (63), petani asal Lipek Pageh, Nagari Salimpat, dan Mitsubishi Pikap L300 BA 9914 HD yang dikendarai Asmenri (59), pensiunan asal Jalan Imam Bonjol, Alahanpanjang.
Kasatlantas Polres Solok, Iptu Rido, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, tepatnya di dekat Jembatan Besi kawasan pemukiman warga.
“Telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka-luka,” ujar Iptu Rido dalam keterangan resmi, Sabtu malam.
Menurut hasil penyelidikan awal, peristiwa bermula ketika Kamidir melaju dari arah Alahanpanjang menuju Sungai Nanam.
Di saat bersamaan, Asmenri datang dari arah berlawanan. Saat tiba di jalan lurus, kendaraan Kamidir melebar ke kanan dan masuk ke jalur lawan arah, sehingga terjadi tabrakan frontal yang tidak bisa dihindari.
“Pengemudi Suzuki Pikap mengalami benturan di kepala dan meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara pengemudi Mitsubishi Pikap mengalami luka-luka,” jelas Iptu Rido.
Petugas yang tiba di lokasi menemukan kondisi jalan beraspal namun berlubang. Lokasi kecelakaan berada di jalur padat penduduk karena berada di tengah pemukiman warga.
Kedua korban sempat dievakuasi oleh warga ke Puskesmas Alahanpanjang. Namun, Kamidir dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat di bagian kepala. Sementara Asmenri mendapat perawatan medis.
Satlantas Polres Solok telah mengamankan kedua kendaraan ke Unit Gakkum sebagai barang bukti. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp6 juta.
Polisi mencatat dua saksi mata dalam kejadian ini, yakni Asnida Yanti (44), ibu rumah tangga dari Jorong Padang Laweh, dan Sofia Rahmadni (20), pedagang dari Jorong Salimpat.(*)
Editor : Hendra Efison