Peristiwa ini melibatkan sebuah mobil boks pick up dan sepeda motor tanpa nomor polisi, menyebabkan satu pelajar meninggal dunia.
Kasatlantas Polres Solok, Iptu Rido, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut, satu dari dua korban yang semula mengalami luka berat akhirnya meninggal dunia di RSUD Arosuka.
"Kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Korban luka berat atas nama Adit Alfis (17), pembonceng motor, dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat perawatan di rumah sakit. Pengendara motor, Yazil Al Habib (17), mengalami luka ringan," ujar Iptu Rido, Selasa malam.
Kecelakaan melibatkan mobil Isuzu Traga Pick Up Box BA 8415 HA yang dikemudikan Yandri Dinata (37), warga Jorong Kayu Jao, dan sepeda motor Honda CRF tanpa pelat yang dikendarai Yazil Al Habib. Kedua kendaraan melaju dari arah Padang menuju Solok.
Menurut hasil penyelidikan awal, kecelakaan terjadi saat sepeda motor berusaha mendahului mobil pick up di depannya. Namun, pengendara motor mendadak mengerem karena jalanan licin akibat gerimis.
“Diduga karena jalan lurus dan aspal basah, motor kehilangan kendali dan menabrak bagian belakang mobil pick up,” jelas Rido.
Benturan menyebabkan kedua pelajar itu terjatuh ke badan jalan. Warga sekitar segera menolong dan membawa mereka ke RSUD Arosuka. Namun, nyawa Adit Alfis, pelajar asal Jorong Panarian, Nagari Talang, tidak tertolong.
Lokasi kejadian diketahui berada di jalur yang relatif sepi, dengan permukiman warga di sekitar area kecelakaan. Kedua kendaraan mengalami kerusakan dengan kerugian material ditaksir mencapai Rp500.000.
“Kedua kendaraan sudah kami amankan di Unit Gakkum Satlantas Polres Solok untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” tambahnya.
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di jalan basah dan menyesuaikan kecepatan kendaraan dengan kondisi cuaca serta medan jalan.(CC1)
Editor : Hendra Efison