Rapat dipimpin Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Solok, Jefrizal, S.Pt, MT, didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Asnur, SH, MM, serta diikuti kepala OPD terkait.
Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah meninjau sejumlah isu strategis, mulai dari peningkatan kapasitas TPA, optimalisasi operasional, hingga penguatan kerja sama antar daerah untuk memastikan pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Jefrizal menegaskan bahwa pengelolaan TPA membutuhkan sinergi lintas sektor.
“Pengelolaan TPA merupakan tanggung jawab bersama. Diperlukan koordinasi yang kuat serta langkah konkret agar TPA regional dapat beroperasi optimal dan berkelanjutan,” ujarnya, Jumat (9/1/2026).
Ia meminta perangkat daerah terkait segera menyusun rekomendasi teknis dan langkah operasional untuk mengoptimalkan pengelolaan TPA Sampah Regional Solok.
Pemerintah daerah menargetkan peningkatan layanan persampahan melalui pendekatan terpadu dan sesuai ketentuan.
Melalui rapat ini, Pemkab Solok menyatakan komitmen meningkatkan kualitas pengelolaan sampah demi menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi masyarakat.
Jefrizal menambahkan, pemerintah mulai mempersiapkan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) milik daerah.
“Ke depan kita mengharapkan dapat mempunyai TPST sendiri, tidak hanya mengandalkan TPA regional provinsi ini. Mulai tahun ini kita siapkan anggaran, lahan, dan sosialisasi kepada masyarakat,” katanya.
Rapat diharapkan menghasilkan kesepakatan strategis guna memperkuat pengelolaan TPA Regional Solok dan meningkatkan efektivitas layanan lingkungan di wilayah Kabupaten Solok dan sekitarnya.(CR8)
Editor : Hendra Efison