Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pemkab Solok Intensifkan Monitoring UMKM untuk Jaga Kualitas Produk Oleh-Oleh Daerah

Dila Kartika Sari • Kamis, 15 Januari 2026 | 17:24 WIB

Pemkab Solok intensifkan monitoring UMKM untuk jaga kualitas, akurasi, dan standar produk oleh-oleh khas daerah demi penguatan daya saing regional.
Pemkab Solok intensifkan monitoring UMKM untuk jaga kualitas, akurasi, dan standar produk oleh-oleh khas daerah demi penguatan daya saing regional.
PADEK.JAWAPOS.COM—Pemerintah Kabupaten Solok melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) meningkatkan kegiatan monitoring dan pembinaan guna menjaga kualitas serta konsistensi produk UMKM yang menjadi oleh-oleh khas daerah. Kegiatan dilakukan di sejumlah sentra usaha pada Kamis (15/1/2026).

Kepala Bidang UKM DKUKMPP Solok, Helvi Yuliarti, SH, mengatakan monitoring lapangan merupakan langkah strategis untuk memastikan mutu dan akurasi produk UMKM tetap terjaga.

“Kami mau pastikan produk UMKM Kabupaten Solok punya kualitas yang konsisten, dari rasa, bahan baku, kemasan, sampai informasi produknya, agar layak menjadi oleh-oleh khas daerah,” ujar Helvi.

Ia menambahkan akurasi produk sangat terkait dengan kepercayaan konsumen terhadap identitas dan ciri khas Kabupaten Solok. Monitoring juga dilakukan untuk menjaga keaslian dan standar produk.

“Monitoring ini tidak hanya mendorong peningkatan produksi, tapi juga menjaga akurasi dan standar produk agar konsumen mendapat oleh-oleh berkualitas yang benar-benar mewakili identitas Kabupaten Solok,” katanya.

Pendamping kegiatan, Syawlani Affandi, menyampaikan bahwa hasil monitoring akan ditindaklanjuti dengan fasilitasi promosi bagi pelaku UMKM.

“Dari hasil monitoring ini, kami akan mengundang pelaku UMKM mengikuti Podcast UMKM DKUKMPP sebagai sarana promosi dan publikasi produk lokal Kabupaten Solok,” ujar Syawlani.

Menurutnya, podcast menjadi media efektif untuk memperkuat branding dan memperluas jangkauan pemasaran produk UMKM.

Salah satu pelaku usaha yang dikunjungi, Dina Diana, pemilik brand Bunda Naya, mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap pelaku UMKM.

“Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Solok atas perhatiannya,” ucap Dina.

Ia menyebut penjualan produk Bunda Naya terus meningkat, terutama di Payakumbuh dan Bukittinggi. Untuk memenuhi permintaan pasar, pihaknya terus meningkatkan kapasitas produksi.

“Alhamdulillah, penjualan naik. Kami terus berusaha meningkatkan produksi,” ujarnya.

Pelaku usaha lain, Elva Dila, pemilik Keripik Balado Zafira, mengatakan monitoring DKUKMPP sangat membantu dalam menjaga kualitas produk dan pengembangan usaha.

Ia berharap pembinaan dan fasilitasi promosi dapat berlanjut agar produk UMKM Solok semakin dikenal dan dipercaya konsumen.(CR8)

Editor : Hendra Efison
#UMKM Kabupaten Solok #monitoring UMKM #DKUKMPP Solok #produk oleh oleh Solok