Kebakaran terjadi saat warga tengah beristirahat, sehingga api dengan cepat melalap bangunan sebelum berhasil dikendalikan petugas pemadam kebakaran.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Solok mengerahkan 16 personel yang dibagi dalam dua regu serta dua unit armada pemadam ke lokasi kejadian.
“Kami mengerahkan 16 personel dalam dua regu dengan dua unit kendaraan pemadam kebakaran untuk memadamkan api dan melakukan pendinginan,” kata Aini dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Solok, Senin siang.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lapangan, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang terjadi saat lingkungan sekitar dalam kondisi sepi.
Kebakaran tersebut berdampak pada dua keluarga. Rumah milik Erma (57), seorang petani yang tinggal bersama empat anggota keluarganya, hangus terbakar.
Sementara itu, rumah tetangga milik Agus Mardi (30) yang dihuni lima orang mengalami kerusakan ringan pada bagian luar akibat jilatan api.
“Satu rumah hangus total dan satu rumah di sebelahnya rusak ringan. Api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bangunan lain,” ujar Aini.
Petugas melakukan pemadaman hingga api benar-benar padam, dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp150 juta, termasuk kerusakan bangunan dan harta benda.
“Saat ini lokasi kejadian sudah aman dan terkendali setelah proses pendinginan selesai,” tutup Aini.(cr8)
Editor : Hendra Efison