Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kementerian PUPR Turun ke Solok, Survei Kerusakan Fasilitas Umum Pascabencana

Dila Kartika Sari • Sabtu, 7 Februari 2026 | 19:16 WIB

Wakil Bupati Solok, Candra, melakukan koordinasi langsung melalui sambungan telepon dengan Kepala Satker Prasarana Strategis Kementerian PUPR, Al Jihad.
Wakil Bupati Solok, Candra, melakukan koordinasi langsung melalui sambungan telepon dengan Kepala Satker Prasarana Strategis Kementerian PUPR, Al Jihad.
PADEK.JAWAPOS.COM—Pemerintah Kabupaten Solok menerima kunjungan tim Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada Jumat, 6 Februari 2026, untuk melakukan survei dan pendataan ulang kerusakan fasilitas umum pascabencana di wilayah tersebut.

Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Wakil Bupati Kabupaten Solok ini difokuskan pada pencatatan kerusakan rumah ibadah dan fasilitas kesehatan, sebagai bagian dari pembaruan data Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).

Pembaruan Data R3P Jadi Fokus Pendataan

Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Solok, Nafri, menjelaskan bahwa sebagian data kerusakan yang tercantum dalam dokumen R3P masih belum lengkap dan perlu disesuaikan dengan kondisi lapangan terkini.

“Data yang kami gunakan berasal dari dokumen R3P, tetapi ada beberapa lokasi yang belum tercatat dan kini sedang kami lengkapi serta sesuaikan,” kata Nafri.

Ia menyebutkan bahwa pembaruan data dilakukan agar pendataan fasilitas terdampak bencana lebih akurat dan dapat digunakan sebagai dasar perencanaan rehabilitasi ke depan.

Pemkab Solok Siap Dampingi Tim Kementerian

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Solok, Candra, melakukan koordinasi langsung melalui sambungan telepon dengan Kepala Satker Prasarana Strategis Kementerian PUPR, Al Jihad.

“Atas nama pemerintah daerah, kami berterima kasih atas kerja keras tim Kementerian PUPR yang turun langsung ke lapangan. Kami siap melengkapi data dan mendampingi survei agar berjalan lancar,” ujar Candra.

Al Jihad menyampaikan bahwa pada pendataan sebelumnya, sejumlah lokasi sulit ditemukan karena informasi alamat dan petunjuk arah yang kurang detail.

“Kami berharap pembaruan data kali ini lebih akurat, sehingga tim mudah menemukan lokasi dan memastikan kondisi sebenarnya di lapangan,” kata Al Jihad.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Candra menegaskan komitmen Pemkab Solok untuk melengkapi dokumen pendukung, termasuk foto dan video kerusakan akibat banjir.

Ia juga menyatakan akan menginstruksikan camat dan wali nagari untuk mendampingi tim survei selama proses pendataan berlangsung.

“Kami ingin memastikan semua data benar sesuai fakta lapangan. Tidak boleh ada data yang tidak sesuai kenyataan,” tegasnya.

Tim Survei Dibagi Dua Wilayah Pendataan

Perwakilan Kementerian PUPR, Jheru, menambahkan bahwa sejumlah data lama tidak dilengkapi titik koordinat, sehingga menyulitkan pencarian lokasi di lapangan.

Ia mencontohkan salah satu masjid yang tercatat beralamat di Paninggahan, Danau Kembar, namun perlu penyesuaian alamat agar sesuai dengan lokasi sebenarnya.

Mengingat luasnya wilayah Kabupaten Solok, tim survei akan dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing melakukan pendataan di wilayah Danau Kembar dan Singkarak.

Pertemuan ini turut dihadiri Kepala Dinas PUPR Kabupaten Solok, Effia Vivi Fortuna, serta jajaran terkait, yang membahas percepatan perbaikan fasilitas umum terdampak bencana.

Pemerintah Kabupaten Solok berharap kerja sama dengan Kementerian PUPR dapat mempercepat pemulihan infrastruktur dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(cc7)

Editor : Hendra Efison
#Survei Kementerian PUPR di Kabupaten Solok #Survei Data R3P #Fasum rusak #Survei pascabencana