Bantuan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan masyarakat pascabencana.
Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Jumat, 13 Februari 2026, di halaman Kantor BPBD Kabupaten Solok, Koto Baru, Kecamatan Kubung. Kegiatan itu dihadiri Bupati Solok, DR (H.C) Jon Firman Pandu, SH, Wakil Bupati H. Candra, S.H.I, Direktur Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana BNPB Udrekh, unsur Forkopimda, staf ahli, asisten, Kepala BPBD Kabupaten Solok Khairul S.Sos, serta jajaran kepala dinas di lingkungan Pemkab Solok.
Acara tersebut juga diikuti secara daring bersama BNPB, Pemerintah Pusat, serta kepala daerah terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera, termasuk Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Total bantuan perbaikan rumah tahap pertama mencapai Rp1.710.000.000 dengan rincian:
- 72 kepala keluarga (KK) rumah rusak ringan: Rp1.080.000.000
- Rumah rusak sedang: Rp630.000.000
Setiap keluarga dengan rumah rusak ringan menerima Rp15.000.000, sedangkan rumah rusak sedang mendapat Rp30.000.000. Dana bantuan disalurkan langsung ke rekening penerima melalui Bank Mandiri Cabang Solok.
Selain bantuan dana perbaikan rumah, masyarakat juga menerima bantuan logistik berupa paket sembako, selimut, tikar, serta kebutuhan harian lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat dan BNPB atas dukungan dalam penanganan bencana di daerahnya.
“Terima kasih kepada BNPB, Pemerintah Pusat, dan Bapak Presiden Prabowo Subianto. Hari ini bantuan sudah bisa kita serahkan kepada masyarakat terdampak. Kami berharap bantuan ini dapat membantu perbaikan rumah agar kembali layak dan aman untuk ditempati,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Solok berharap bantuan tersebut mampu meringankan beban warga sekaligus mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana hidrometeorologi.(*)
Editor : Hendra Efison