Kehadiran bupati dalam kegiatan tersebut didampingi Wakil Bupati Candra. Turut hadir pula mantan Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar, para asisten dan staf ahli bupati, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Solok, Camat X Koto Singkarak, unsur Forkopimcam, Wali Nagari Sumani, serta tokoh masyarakat setempat.
Dewan Penasihat Masjid Lukman Al-Majid, Liferdi Lukman, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah dan masyarakat yang hadir memeriahkan kegiatan tersebut.
Ia menekankan pentingnya mempertahankan nilai-nilai kebenaran, memperkuat budaya gotong royong, serta mempersiapkan perayaan Idul Fitri dengan penuh makna.
Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti peringatan Nuzulul Quran tidak hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarwarga.
“Melalui kegiatan ini kita diingatkan kembali untuk terus mendalami ajaran Al Quran dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Jon Firman Pandu menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah provinsi dan pusat dalam mengatasi berbagai persoalan pembangunan daerah.
Ia menyinggung pentingnya sinergi lintas pemerintahan, terutama dalam upaya pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang sempat melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Solok.
“Dengan sinergi pemerintah daerah, provinsi, dan pusat, diharapkan wilayah yang terdampak bencana dapat segera bangkit dan proses pembangunan berjalan kembali dengan baik,” kata Jon Firman Pandu.
Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi di tengah maraknya hoaks dan disinformasi yang beredar di media sosial.
“Kita harus tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Kebersamaan adalah fondasi utama bagi kemajuan daerah,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan momentum bulan Ramadan untuk meningkatkan ibadah dan memperbanyak amal kebaikan.
“Ramadan adalah waktu untuk muhasabah diri dan memperkuat keimanan. Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya karena tidak ada yang tahu apakah kita masih bisa bertemu Ramadan berikutnya,” pesannya.
Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh Ristawardi Dt Marajo Nan Batungkek Ameh.
Suasana peringatan Nuzulul Quran berlangsung khidmat. Masjid Lukman Al-Majid dipadati masyarakat dari Nagari Sumani yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mencerminkan kecintaan terhadap Al Quran sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di bulan suci Ramadan. (cr8)
Editor : Adetio Purtama