PADEK.JAWAPOS.COM--Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Solok menggelar Musyawarah Daerah (Musda) pada Selasa (7/4/2026) di Aula Hubbul Wathan, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah organisasi sekaligus memilih kepengurusan baru untuk periode mendatang.
Ketua panitia, Jufriyanto dalam laporannya menyampaikan bahwa Musda semula direncanakan berlangsung pada akhir 2025. Namun, pelaksanaan harus ditunda akibat bencana alam yang melanda Kabupaten Solok, termasuk masa tanggap darurat dan proses pemulihan pascabencana.
Meski demikian, proses konsolidasi organisasi tetap berjalan. Hingga saat ini, pembentukan pengurus BKMT di tingkat kecamatan telah terealisasi di delapan dari total 14 kecamatan di Kabupaten Solok.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumbar 8 April 2026: Awan Tebal Dominasi 7 Kota
Pemegang mandat Ketua BKMT Kabupaten Solok sekaligus Kepala Kemenag setempat, Zulkifli, menegaskan pentingnya peran strategis BKMT dalam memperkuat dakwah di tengah masyarakat. Ia menyoroti tantangan sosial yang dihadapi, khususnya terkait kemerosotan moral di kalangan generasi muda.
“Kita sedang menghadapi kemerosotan moral akibat penyakit sosial yang merajalela, terutama di kalangan pemuda, yang mengancam regenerasi kepemimpinan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kekhawatiran serupa turut disuarakan oleh Bupati Solok, Jon Firman Pandu, bersama jajaran pemerintah daerah. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor dinilai penting untuk mengatasi persoalan tersebut.
Baca Juga: Harga Minyak Turun dan Pasar Saham Menguat Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
Menurut Zulkifli, BKMT sebagai wadah dakwah memiliki peran penting sebagai benteng pencegahan terhadap berbagai penyakit sosial. Melalui kegiatan majelis taklim, diharapkan anggota dapat memahami gejala, penyebab, serta solusi dari berbagai persoalan sosial, kemudian menerapkannya dalam lingkungan keluarga dan masyarakat.
Sementara itu, Ketua BKMT Sumatera Barat, Abdul Aziz, memberikan apresiasi terhadap kinerja pengurus sementara BKMT Solok yang tetap berjalan optimal di masa transisi. Ia berharap Musda ini mampu melahirkan pemimpin yang visioner dan mampu membawa organisasi lebih maju.
“Pengurus terpilih diharapkan membentuk kabinet dengan personel yang kompeten di setiap bidang, agar BKMT Solok dapat berakselerasi dengan program unggulan,” katanya.
Baca Juga: Trump Tunda Serangan ke Iran Selama 2 Minggu Setelah Mediasi Pakistan
Dalam Musda tersebut, tim formatur secara bulat menetapkan Zulkifli sebagai Ketua BKMT Kabupaten Solok untuk masa jabatan 2026–2031. Ia diberikan waktu selama 15 hari bersama tim untuk menyusun struktur organisasi lengkap sebelum dilakukan pelantikan oleh pengurus wilayah BKMT Sumatera Barat.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, BKMT Kabupaten Solok diharapkan semakin aktif dalam menjalankan program dakwah serta berkontribusi dalam membangun karakter masyarakat yang religius dan berakhlak. (*)
Editor : Adetio Purtama