PADEK.JAWAPOS.COM–Satu unit truk Mitsubishi Fuso pengangkut semen curah dengan nomor polisi BM 9719 AK mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lintas Solok, tepatnya di kawasan Sawah Iliah, Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Rabu malam (3/6/2026) pukul 21.00 WIB.
Insiden yang melibatkan kendaraan berat itu terjadi akibat rem kendaraan yang tiba-tiba tidak berfungsi atau blong.
Kasat Lantas Polres Solok, Iptu Rido, membenarkan kejadian tersebut dan memaparkan kronologi peristiwa secara rinci kepada awak media.
Baca Juga: Semen Padang FC Gunakan Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi sebagai Homebase Liga 2 2026/2027
Menurut keterangan Iptu Rido, truk Mitsubishi Fuso semen curah BM 9719 AK dikemudikan oleh Indra (46), warga Sungai Abang, Lubukalung, Kabupaten Padangpariaman. Kendaraan itu tengah melaju dari arah Padang menuju Solok ketika kejadian terjadi.
Setibanya di lokasi kejadian, sistem pengereman truk mendadak mengalami kegagalan fungsi. Tanpa kendali penuh, kendaraan bermuatan semen curah itu oleng dan menghantam parit yang berada di sisi kiri badan jalan. Akibat benturan keras tersebut, truk pun terguling dan terbalik di dalam parit.
"Kecelakaan ini bermula saat pengemudi mobil Mitsubishi Fuso semen curah BM 9719 AK yang datang dari arah Padang menuju Solok, sesampai di TKP mengalami blong rem dan menabrakkan mobil ke dalam parit yang berada di sebelah kiri sisi jalan, yang menyebabkan mobil terbalik," ujar Iptu Rido, Kamis (4/6/2026).
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumbar Hari Ini 4 Juni 2026: Padang hingga Payakumbuh Diselimuti Kabut
Meski kendaraan mengalami kerusakan akibat terguling, pengemudi, Indra, berhasil selamat dari insiden tersebut. Ia dilaporkan mengalami luka goresan di bagian kaki dan langsung mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Gunung Talang tidak lama setelah kejadian berlangsung.
Kecelakaan ini dikategorikan sebagai laka tunggal atau kecelakaan yang hanya melibatkan satu kendaraan tanpa korban jiwa. Pihak kepolisian dari Satlantas Polres Solok turun ke lapangan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti dan data pendukung penyelidikan lebih lanjut. (cc1)
Editor : Adetio Purtama