Program Listrik Desa Dikebut, PLN dan Pemkab Solok Petakan Wilayah Prioritas

Dila Kartika Sari • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:30 WIB
PLN UP3 Solok dan Pemkab Solok membahas percepatan Program Listrik Desa melalui pemetaan wilayah prioritas dan pengembangan jaringan listrik.
PLN UP3 Solok dan Pemkab Solok membahas percepatan Program Listrik Desa melalui pemetaan wilayah prioritas dan pengembangan jaringan listrik.

PADEK.JAWAPOS.COM— PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Solok bersama Pemerintah Kabupaten Solok mempercepat Program Listrik Desa (Lisdes) dengan memetakan wilayah yang masih membutuhkan akses listrik dan menyiapkan rencana pengembangan jaringan.

Langkah tersebut dibahas dalam audiensi dan diskusi Program Listrik Desa di Kantor Bupati Solok, Kamis (6/8/2026).

Pertemuan menjadi forum koordinasi untuk menyelaraskan rencana pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan sekaligus mempercepat pelaksanaan Program Lisdes di sejumlah wilayah Kabupaten Solok.

PLN Petakan Wilayah yang Masih Butuh Listrik

Dalam pertemuan tersebut, PLN memaparkan kondisi kelistrikan di wilayah Kabupaten Solok, termasuk data desa yang masih memerlukan akses listrik, rencana pengembangan jaringan, serta berbagai tantangan teknis di lapangan.

Pemetaan wilayah tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan lokasi yang membutuhkan pengembangan jaringan listrik.

Pemerintah Kabupaten Solok menyampaikan dukungan terhadap percepatan Program Lisdes melalui penyediaan data lokasi prioritas, fasilitasi proses perizinan, serta penguatan koordinasi bersama pemerintah nagari.

Dukungan tersebut diharapkan membantu pembangunan infrastruktur kelistrikan berjalan lebih optimal.

PLN dan Pemkab Solok Perkuat Koordinasi

Audiensi dihadiri Manager PLN UP3 Solok Hariani, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Solok Jefrizal, Asisten Manager Perencanaan UP3 Solok, Manager ULP Kayu Aro, Manager ULP Singkarak, perangkat nagari dan jorong, serta tim dari ULP Kayu Aro dan ULP Singkarak.

Hariani mengatakan, kolaborasi PLN dengan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mempercepat realisasi Program Listrik Desa.

“Dengan menjunjung tinggi integritas dan prinsip 4 No's, kami siap memberikan energi terbaik bagi masyarakat. Sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Solok menjadi langkah nyata untuk mempercepat realisasi Program Listrik Desa sehingga semakin banyak masyarakat dapat menikmati layanan listrik yang andal, aman, dan berkeadilan,” ujar Hariani.

Listrik Desa Diharapkan Dorong Ekonomi

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Barat Ririn Rachmawardini mengatakan, Program Listrik Desa merupakan salah satu bentuk komitmen PLN dalam mendukung pemerataan pembangunan melalui penyediaan akses listrik yang andal bagi masyarakat.

Menurutnya, Program Listrik Desa tidak hanya berkaitan dengan pembangunan jaringan listrik, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat meningkatkan produktivitas dan mengembangkan usaha.

Selain itu, akses listrik diharapkan dapat memperluas akses pendidikan dan layanan kesehatan serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“PLN berkomitmen menghadirkan listrik sebagai penggerak kemajuan bangsa. Program Listrik Desa bukan sekadar membangun jaringan listrik, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan produktivitas, mengembangkan usaha, memperluas akses pendidikan dan layanan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Ririn.

Ia menambahkan, sinergi dengan pemerintah daerah menjadi kekuatan penting agar manfaat listrik dapat dirasakan secara merata hingga ke pelosok Sumatera Barat.

Kolaborasi PLN dan Pemerintah Kabupaten Solok selanjutnya diarahkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah yang menjadi prioritas.

Upaya tersebut diharapkan mendukung pemerataan akses energi sekaligus meningkatkan kualitas hidup dan aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Solok.(*)

Editor : Hendra Efison
listrik desa Solok pengembangan jaringan listrik pemkab solok PLN Solok Program Listrik Desa