PADEK.JAWAPOS.COM— Kebakaran melanda satu unit rumah semi permanen milik Umi Kalsum (55) di Jorong Simpang, Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Kamis (20/8/2026). Rumah yang dihuni satu kepala keluarga itu mengalami kerusakan berat akibat kejadian tersebut.
Informasi kebakaran diterima Satuan Tugas Pemadam Kebakaran melalui Yoserizal pada pukul 10.29 WIB. Laporan mengenai munculnya api disampaikan melalui grup WhatsApp Posdam Koto Baru.
Petugas kemudian bergerak dari markas pada pukul 10.31 WIB dan tiba di lokasi empat menit kemudian.
Proses pemadaman dimulai pukul 10.35 WIB untuk melokalisasi api agar tidak merembet ke bangunan di sekitar lokasi.
Kepala Seksi Operasi Pemadam Kebakaran Kabupaten Solok Zulhelmi Bosy mengatakan penanganan dilakukan segera setelah laporan diterima. Operasi lokalisir hingga pemadaman selesai pada pukul 10.55 WIB.
"Kami langsung bergerak cepat menuju lokasi begitu menerima laporan dari anggota. Penanganan intensif dimulai tepat pukul 10.35 WIB dan seluruh operasi lokalisir hingga pemadaman berhasil diselesaikan pada pukul 10.55 WIB," ujar Zulhelmi.
Menurut Zulhelmi, respons cepat diperlukan karena kondisi bangunan yang mudah terbakar dan jarak antarbangunan di kawasan tersebut.
Penanganan segera dilakukan untuk mencegah api menjalar ke rumah warga lainnya.
"Langkah respons cepat ini sangat penting. Apabila tidak segera ditangani dan dilokalisasi, dampak kebakaran ini berpotensi merembet luas dari satu rumah ke rumah warga lainnya di kawasan tersebut," tuturnya.
Dalam operasi tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Solok mengerahkan 16 personel dari Regu V Piket Posdam Koto Baru dan Regu VIII Piket Posdam Arosuka.
Personel pendukung serta pejabat teknis Tissandre Victrino Geminosa dan Zulhelmi Bosy turut berada dalam penanganan di lokasi.
Tiga kendaraan operasional juga dikerahkan, masing-masing Armada AYAXX dari Posdam Arosuka, Armada THANNOZ dari Posdam Koto Baru, dan satu unit Armada RESCUE.
Akibat kebakaran, rumah semi permanen tersebut mengalami kerusakan berat. Sementara itu, nilai kerugian material masih dalam tahap perhitungan oleh petugas terkait.
Penyebab kebakaran juga belum diketahui secara pasti karena masih dalam proses penanganan dan penyelidikan pihak berwajib.
"Untuk penyebab pasti munculnya api, saat ini masih dalam proses penanganan dan penyelidikan oleh pihak berwajib," kata Zulhelmi.
Rangkaian operasi penanganan kebakaran dinyatakan selesai tanpa kendala berarti. Kondisi di lokasi kejadian setelah pemadaman dilaporkan sudah aman dan terkendali.(*)
Editor : Hendra Efison