PADEK.JAWAPOS.COM– Kebutuhan masyarakat dan keluarga korban menjadi sasaran awal Tim Reaksi Cepat (TRC) PT Semen Padang di lokasi galodo Kabupaten Solok. Hasil identifikasi akan menjadi bahan bagi manajemen perusahaan untuk menentukan dukungan selanjutnya.
Lima personel TRC ditugaskan melakukan identifikasi tersebut setelah galodo menerjang kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Senin (21/9/2026) malam.
Pemetaan kondisi lapangan diperlukan agar dukungan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan aktual masyarakat terdampak.
Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes mengatakan personel harus mempersiapkan diri menghadapi berbagai kemungkinan kondisi di lapangan.
Situasi pascabencana dapat berubah sewaktu-waktu sehingga koordinasi dan keselamatan menjadi perhatian selama menjalankan tugas.
“Kita belum tahu situasi seperti apa tantangan yang akan dihadapi di lapangan. Kita berangkat ke sana untuk misi kemanusiaan. Setiap pundak Tim TRC membawa harapan bagi masyarakat yang terdampak,” kata Hernes.
Hasil identifikasi kebutuhan tersebut selanjutnya dilaporkan kepada manajemen PT Semen Padang.
Laporan itu menjadi dasar bagi perusahaan dalam menentukan langkah dukungan berikutnya di lokasi terdampak.
Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang Idris mengatakan relawan akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan pemangku kepentingan dan pihak terkait di daerah.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi terkini sekaligus menentukan pembagian tugas.
“Koordinasi tersebut dinilai penting agar dukungan yang diberikan dapat berjalan sejalan dengan penanganan yang dilakukan oleh unsur terkait di lokasi bencana. Dengan demikian, keberadaan personel TRC dapat diarahkan pada kebutuhan yang benar-benar diperlukan masyarakat,” kata Idris.
Lima relawan terdiri dari Komandan Regu Saparudin serta anggota Syafrizal, Kamaldi, M. Hosen, dan Indra YB.
Mereka dibekali alat pelindung diri (APD) dan sejumlah peralatan untuk mendukung kegiatan penanganan serta pembersihan di lokasi.
Galodo membawa material lumpur, batu, dan potongan kayu yang berdampak terhadap sejumlah titik serta mengganggu akses jalan.
Berdasarkan informasi awal yang diterima, empat orang mengalami luka-luka dan satu orang masih dalam pencarian.
Tim TRC akan menyesuaikan perannya dengan hasil koordinasi bersama unsur terkait dan kebutuhan yang muncul selama proses penanganan berlangsung.(*)
Editor : Hendra Efison